Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DENGAN PENYAKIT PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT INAHO KAI JEPANG Ayunika, Viqtanesya; Sumarni, Tri; Sekar Siwi, Adiratna
Prosiding SPIKesNas : Seminar Publikasi Ilmiah Kesehatan Nasional Vol 3 No 4 (2024): SPIKesNas - November 2024
Publisher : STIKES dan AKZI Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia is an acute lower respiratory tract infection with symptoms of cough accompanied by shortness of breath caused by infectious agents such as viruses, bacteria, mycoplasma (fungi), and aspiration of foreign substances, in the form of inflammation of the lungs accompanied by exudation and consolidation. This study aims to describe appropriate nursing care and interventions for Mrs. I with pneumonia whose primary diagnosis is ineffective airway clearance. This research uses the case study method with a case study of nursing care which includes assessment, determining diagnosis, determining nursing interventions, implementation and evaluation. The participants in this research were Mrs. I with problems with ineffective airway clearance. Providing effective cough training interventions carried out within a period of 3 x 24 hours was able to reduce shortness of breath and cough effectively. Evaluation of the results was carried out over 3 x 24 hours, it was found that ineffective airway clearance was resolved with the criteria of effective cough being quite increased, oxygen saturation was increasing, sputum production was quite decreased, dyspnea was quite improved, respiratory frequency was quite improved, and breath sounds were quite improved. Non-pharmacological therapy, namely coughing exercises, can help improve airway clearance and is not effective when combined with other pharmacological therapies.
PENERAPAN HEAD UP POSITION 30° PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRAKRANIAL: STUDI KASUS Ayunika, Viqtanesya; Siwi, Adiratna Sekar; Nurya, Nurya
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 2 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/vmrw0e13

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian, terutama akibat gangguan perfusi serebral dan peningkatan tekanan intrakranial (TIK). Peningkatan TIK dapat menurunkan kapasitas adaptif intrakranial sehingga berdampak pada penurunan kesadaran dan gangguan fungsi neurologis. Salah satu intervensi keperawatan yang efektif dan mudah diterapkan untuk menurunkan TIK adalah posisi head up 30°. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan posisi head up 30° pada pasien Ny. M dengan diagnosis medis stroke non hemoragik dan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Penelitian dilakukan di Ruang ICU RSUD Kardinah Tegal pada tanggal 1–3 September 2025 menggunakan metode studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi posisi head up 30° diberikan setiap hari dengan pemantauan tanda vital dan tingkat kesadaran. Hasil menunjukkan adanya perbaikan bertahap, ditandai dengan penurunan gelisah, peningkatan GCS dari E2M2V2 menjadi E4M5V2, serta penurunan tekanan darah dari 194/87 mmHg menjadi 147/88 mmHg. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa posisi head up 30° efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan intrakranial dan memperbaiki perfusi serebral pada pasien stroke non hemoragik.