Salsa Nabila
Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Permasalahan yang Menghambat Implementasi Standar Pelayanan Minimal Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Layak Huni Bagi Korban Bencana di Kota Padang Salsa Nabila; Zikri Alhadi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis permasalahan mendasar yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi korban bencana di Kota Padang, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 13 Tahun 2023. Sebagai daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi, Kota Padang memikul tanggung jawab besar dalam upaya pemulihan pasca-bencana. Walaupun penerapan kebijakan SPM telah dimulai sejak tahun 2023, pelaksanaannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, BPBD Kota Padang, serta masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian mengungkapkan tiga hambatan utama dalam implementasi SPM penyediaan dan rehabilitasi rumah layak huni di Kota Padang, yaitu: (1) belum tersedianya petunjuk teknis yang rinci dari pemerintah pusat, (2) keterbatasan anggaran serta ketidakpastian dalam prediksi terjadinya bencana, dan (3) persoalan administratif, terutama terkait dengan penerbitan Surat Keputusan status bencana dan legalitas kepemilikan tanah. Ketiga kendala tersebut mencakup aspek teknis, struktural, dan administratif yang perlu segera diatasi agar pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan mampu menjamin pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi seluruh korban bencana.
Perkembangan Sistem Politik Indonesia Pasca Pemilu I hingga Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Salsa Nabila; Nayla Fitri; Fitra Ananda Ramadhan; Fadil Maulidina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38884

Abstract

Perkembangan sistem politik Indonesia pasca Pemilu I tahun 1955 hingga Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menunjukkan dinamika politik yang kompleks dan ditandai oleh berbagai permasalahan, seperti ketidakstabilan kabinet, persaingan antarpartai politik, kegagalan Konstituante dalam menyusun konstitusi baru, serta munculnya konflik daerah melalui pemberontakan PRRI dan Permesta. Kondisi tersebut menyebabkan sistem demokrasi parlementer mengalami berbagai hambatan dalam menciptakan pemerintahan yang stabil dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sistem politik Indonesia setelah Pemilu I tahun 1955, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sistem pemerintahan, serta menjelaskan dampak Dekrit Presiden 5 Juli 1959 terhadap perubahan arah politik nasional. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari dokumen sejarah, arsip negara, buku, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakstabilan politik pada masa demokrasi parlementer, konflik ideologi, ketimpangan pembangunan daerah, serta kebuntuan Konstituante menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sistem pemerintahan. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menjadi titik penting yang mengakhiri demokrasi parlementer dan mengawali penerapan sistem Demokrasi Terpimpin di Indonesia.
Gaya Kepemimpinan di Lembaga TPQ-TPQ Mesjid Baitusalam Sari Zaman Wulandari; Syamsir; Salsa Nabila; Popy Mullya Putri; Reza Seprina; Navasha Hadiya Putri; Nada Selfia Agustina; Yusra Yazit; Adinda Qawlam Desfa Sahfitri
Jurnal Greenation Sosial dan Politik Vol. 1 No. 2 (2023): (JGSP) Jurnal Greenation Sosial dan Politik (Mei-Juli 2023)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgsp.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang diterapkan di lembaga TPQ-TQA Baitussalam Masjid Baitussalam serta mengeksplorasi pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan agama yang disampaikan kepada anak-anak. Lembaga TPQ-TQA memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral anak-anak dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan semi-kualitatif dengan mewawancarai pemimpin dan pengajar TPQ-TQA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lembaga TPQ-TQA, terdapat variasi gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pengelola dan pengajar. Gaya kepemimpinan otokratis ditemukan dalam beberapa lembaga, di mana pengelola TPQ-TQA memberikan arahan yang tegas dan kuat kepada pengajar dan siswa. Selanjutnya, terdapat juga penggunaan gaya kepemimpinan demokratis, di mana pengelola TPQ-TQA melibatkan pengajar dan siswa dalam pengambilan keputusan dan memberikan ruang untuk partisipasi aktif. Selain itu, gaya kepemimpinan karismatik juga ditemukan lembaga TPQ-TQA. Pengelola dengan gaya kepemimpinan ini memiliki visi yang kuat, menginspirasi, dan mendorong pengajar dan siswa untuk mencapai potensi terbaik mereka. Meskipun terdapat variasi gaya kepemimpinan yang diterapkan di lembaga TPQ-TQA, gaya kepemimpinan yang efektif didasarkan pada kombinasi dari ketiga gaya tersebut