Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Larutan Daun Ketapang (Terminalia catappa) terhadap Perbaikan Parameter Kimia Air Media Pertumbuhan Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Handayani, Tri Putri; Hasibuan, Saberina; syafiadiman, Syafriadiman
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Daun ketapang (Terminalia catappa) merupakan salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta mendapatkan dosis terbaik larutan daun ketapang terhadap perbaikan parameter kimia air media pertumbuhan ikan jelawat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat taraf perlakuan dan tiga kali pengulangan. P0 (kontrol), Penggunaan larutan daun ketapang dengan dosis 2 g/L (P1), P2 dosis 4 g/L, P3, dosis 6 g/L. Daun ketapang diblender hingga menghasilkan bubuk halus, selanjutnya bubuk halus ditimbang masing-masing, yaitu 20 g, 40 g, dan 60 g, kemudian dilarutkan menggunakan air panas dengan suhu 100°C sebanyak 1 L untuk masing-masing perlakuan, diaduk dan seduhan disaring. Larutan berupa cairan dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan dengan volume air 9 L/perlakuan. Pemberian larutan daun ketapang memberikan pengaruh nyata terhadap perbaikan parameter kimia air media pertumbuhan ikan jelawat. Perlakuan dosis terbaik adalah P2 dengan menghasilkan pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,46 ±0,57 g, dan panjang mutlak sebesar 0,93 ±0,57 cm.
Development of Sister City Cooperation Between Semarang and Jung-gu in 2009–2017 Laili Nur Atikah; Damayanti, Christy; Madyar Dewi, Untari Narulita; Handayani, Tri Putri
Journal of Paradiplomacy and City Networks Vol. 2 No. 1: June 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpcn.v2i1.22

Abstract

Located in Central Java Province, Semarang City is one of Indonesia’s major urban centers. As a type of paradiplomacy, the Regional Government of Semarang City has established sister city relationships with the governments of Brisbane (Australia), Beihai, Nanjing, and Fuzhou (China), Split (Croatia), and Jung-gu, Ulsan Metropolitan City (South Korea). At the office of the Mayor of Jung-gu in Ulsan Metropolitan City, South Korea, the Governments of Semarang and Jung-gu signed a point of cooperation formalizing their sister city relationship. Shared interests, exchanging potentials, reciprocal relationships, being actively oriented toward the community, the existence of short- and long-term strategic benefits, exclusivity and closeness in the sense of not having a sister city relationship with other cities, and stable political conditions in the country where the sister city was located were all principles that should be prioritized in carrying out this cooperation. The historical foundations of the diplomatic relationships between Semarang and Jung-gu were bolstered by infrastructure and natural resources facilitating and encouraging further development of the two cities’ previously substantial relations.