p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pilar
Nurhidayah, Rahmawati Eka
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AGAMA SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL DAN KONTRIBUSI LEMBAGA AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Nurhidayah, Rahmawati Eka; Sampurna, Putranta Cahaya
PILAR Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap kelompok masyarakat tanpa terkecuali memiliki pemahaman, penghormatan, dan pengamalan terhadap suatu sistem kepercayaan (agama) yang mereka anggap penting dan berharga dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, agama telah menjadi sebuah institusi. Keberadaannya agama sendiri telah diakui oleh para pengikutnya. Agama memberi petunjuk perilaku terhadap pengikutnya dalam menjaga keutuhan masyarakat dan membimbing masyarakat dalam menyelenggarakan sistem kontrol sosial (sistem pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap perilaku pengikut). Dalam kehidupan bersosial, setiap konflik nyata dengan motif agama disebabkan oleh fanatisme agama yang berlebihan terutama dalam kehidupan bermasyarakat serta kurangnya memahami ajaran agama yang dianutnya. Artikel ini memiliki tujuan untuk menjelaskan keberadaan agama berdasarkan eksistensinya dalam menyeimbangkan kehidupan sosial dan bermasyarakat melalui ajaran-ajaran agama yang sesuai dengan norma-norma sosial sehingga menciptakan suatu keharmonisasian yang dapat menghilangkan perpecahan dan memperekat hubungan maupun kerukunan antar umat beragama.Kata kunci: lembaga agama, lembaga sosial, kerukunan antar umat. 
AGAMA SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL DAN KONTRIBUSI LEMBAGA AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Nurhidayah, Rahmawati Eka; Sampurna, Putranta Cahaya
PILAR Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/dv696h63

Abstract

Setiap kelompok masyarakat tanpa terkecuali memiliki pemahaman, penghormatan, dan pengamalan terhadap suatu sistem kepercayaan (agama) yang mereka anggap penting dan berharga dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, agama telah menjadi sebuah institusi. Keberadaannya agama sendiri telah diakui oleh para pengikutnya. Agama memberi petunjuk perilaku terhadap pengikutnya dalam menjaga keutuhan masyarakat dan membimbing masyarakat dalam menyelenggarakan sistem kontrol sosial (sistem pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap perilaku pengikut). Dalam kehidupan bersosial, setiap konflik nyata dengan motif agama disebabkan oleh fanatisme agama yang berlebihan terutama dalam kehidupan bermasyarakat serta kurangnya memahami ajaran agama yang dianutnya. Artikel ini memiliki tujuan untuk menjelaskan keberadaan agama berdasarkan eksistensinya dalam menyeimbangkan kehidupan sosial dan bermasyarakat melalui ajaran-ajaran agama yang sesuai dengan norma-norma sosial sehingga menciptakan suatu keharmonisasian yang dapat menghilangkan perpecahan dan memperekat hubungan maupun kerukunan antar umat beragama.Kata kunci: lembaga agama, lembaga sosial, kerukunan antar umat.