Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Melodi Produktivitas: Evaluasi Kesuksesan Aplikasi Spotify pada Kalangan Profesional Kota Jambi Berdasarkan Model Delone dan McLean Fikri, M. Haikal; Jatriyono, Jatriyono; Kasrizal, Kasrizal
Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA) Vol 7, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jepca.v7i2.128

Abstract

Advancements in information technology have transformed the way society enjoys entertainment, including music. One of the leading platforms, Spotify, offers access to millions of songs that can be enjoyed anytime and anywhere. Using the Delone and McLean Model, this research aims to evaluate the success of Spotify usage among professionals in Jambi City. This model has six main dimensions: system, information, service, use, user satisfaction, and net impact. Data were collected through an online survey with 76 participants. The results indicate that system quality, information quality, and service quality positively influence user satisfaction and application usage. This research also emphasizes the importance of user characteristics in determining the success of Spotify usage. The findings provide insights for music application developers to enhance service quality and for professionals in Jambi City to leverage music as a tool to improve work productivity.
Ekspansi Unsur Intrinsik Saudagar Bodoh pada Ngidam Daging Pelanduk dan Rencana Pembelajaran Menggunakan Teknik Ganda Kasrizal, Kasrizal; Elmustian
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v4i1.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) ekspansi tema cerita cerita rakyat Ngidam Daging Pelanduk dari Syair Saudagar Bodoh; 2) ekspansi amanat cerita cerita rakyat Ngidam Daging Pelanduk dari Syair Saudagar Bodoh. Penelitian deskriptif ini berlangsung di semester ganjil tahun akademis 2024/2025. Data Pada kajian teks ini peneliti mengambil data pertama, teks Hipogram teks syair Saudagar Bodoh yang terdapat dalam buku berjudul Warisan Melayu Riau : kumpulan alihaksara naskah melayu Riau ditulis oleh pusat pengkajian melayu universitas Islam riau pekanbaru, Proyek Pengembangan Budaya Riau tahun 1994/1995 BAPPEDA TINGKAT 1 RIAU halaman 503 sampai dengan halaman 554 dari jumlah keseluruhan halaman 604 halaman. Ada pun jumlah bait teks syair Saudagar Bodoh adalah berjumlah 323 bait. Data kedua, teks transpormasi penelitia mengambil dari artikel Sabarani ., Abdul Razak. 2023. Reproduksi, Tokoh, dan Amanat ‘Sengkang Kera’: Tinjauan Kepustakaan KumpulanCerita Rakyat Kabupaten Lingga. GAUNG: Jurnal Ragam Budaya Gemilang,22-28. Teks cerita Ngidam Daging Pelanduk terdiri atas 18 paragraf. Hasil ekspansi Cerita Rakyat Ngidam Daging Pelanduk dari Syair Saudagar Bodoh terdapat perubahan atau perluasan sebagian atau seluruh teks hipogram diubah menjadi lebih kompleks. Pada ekspansi Cerita Rakyat Ngidam Daging Pelanduk hasil ekspansi yang telah diekosplorasi adalah pertama, dari perspektif kualitas tokoh lebih luas dari tokoh yang terdapat pada syair saudagar bodoh. Kedua, hasil eksplorasi tema cerita rakyat ngidam daging pelanduk lebih luas dibandingkan tema yang terdapat dalam syair saudagar bodoh yaitu 8 tema hasil eksplorasi tema cerita rakyat ngidam daging pelanduk lebih luas dibandingkan tema yang terdapat dalam syair saudagar bodoh yaitu 8 tema . Ketiga hasil eksplorasi amanat cerita rakyat ngidam daging pelanduk lebih luas dibandingkan amanat yang terdapat dalam syair saudagar bodoh yaitu 8 sedangkan Syair saudagar bodoh terdapat 5 amanat. Keempat, hasil eksplorasi alur cerita rakyat ngidam daging pelanduk lebih luas dibandingkan amanat yang terdapat dalam syair saudagar bodoh yaitu 2 alur sedangkan Syair saudagar bodoh terdapat 1 alur. Artikel ini dapat difungsikan pula sebagai bahan ajar pelajaran bahasa indonesia di sekolah dan dapat dijadikan bahan diskusi di kalangan mahasiswa sebagai kaum inteleksual.
Kajian Sosiopragmatik terhadap Variasi Tuturan dalam Konteks Formal dan Nonformal di Lingkungan Pendidikan Wulandari, Utari; Oktavian, Novriadi; Kasrizal, Kasrizal; Hermandra, Hermandra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi tuturan mahasiswa dalam konteks formal dan nonformal melalui perspektif sosiopragmatik. Kajian difokuskan pada bagaimana faktor sosial, seperti status sosial, jarak hubungan, dan tujuan komunikasi, mempengaruhi bentuk serta strategi kesantunan dalam interaksi akademik dan nonakademik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan analisis wacana terhadap tuturan lisan yang dikumpulkan dari dua konteks: (1) formal, mencakup interaksi antara dosen dan mahasiswa di ruang kuliah serta rapat jurusan, dan (2) nonformal, mencakup percakapan antar mahasiswa di kantin dan dalam grup WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks formal, tuturan cenderung menggunakan strategi tidak langsung dengan bahasa yang lebih terstruktur dan berhati-hati untuk menjaga hierarki sosial dan kesantunan akademik. Sebaliknya, dalam konteks nonformal, tuturan bersifat lebih langsung, ekspresif, dan egaliter, meskipun tetap mempertahankan kesantunan melalui penggunaan partikel, sapaan akrab, dan intonasi ringan. Perbedaan tersebut mencerminkan negosiasi antara efisiensi komunikasi dan pemeliharaan hubungan sosial sebagaimana dijelaskan dalam teori sosiopragmatik Leech (2014) serta teori kesantunan Brown dan Levinson (1987). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang penggunaan bahasa yang santun dan kontekstual dalam ranah pendidikan serta menjadi acuan dalam pengajaran pragmatik dan komunikasi akademik di perguruan tinggi.