Yullyzar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMBIMBING KLINIK PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Azwani, Dinda; Yullyzar; Mahdarsari, Mayanti; Kamil, Hajjul; Maurissa, Andara
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.267

Abstract

Tujuan: Keberhasilan bimbingan klinik Profesi Ners dipengaruhi oleh pemahaman terhadap peran dan fungsi sebagai pembimbing klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kemampuan pembimbing klinik Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini semua mahasiswa aktif Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala tahun ajaran 2023/2024.Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling sebanyak 121 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data dengan statistik deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap kemampuan pembimbing klinik Pendidikan Profesi Ners 56,2% menilai cukup, kemudian pada kemampuan berkomunikasi dengan baik dan benar sebesar 78,5%  menilai baik, segi kemampuan menjadi model peran profesional oleh pembimbing klinik 81,8% menilai baik, pada pembimbing klinik berkeinginan memberikan waktu yang cukup untuk peserta didik 63,6% menilai cukup meskipun 21,5% menilai kurang, Selain itu kemampuan menjadi pendengar yang baik dan kemampuan menyelesaikan masalah pada pembimbing klinik 69,4% menilai baik, kemampuan untuk tanggap terhadap kebutuhan dan terhadap rendahnya pengalaman peserta didik 68,6% menilai baik, pembimbing klinik mengenali dan terbiasa dengan teori dan praktik terkini 67,8% menilai baik, dan segi kompeten dan percaya diri dalam peran sebagai pembimbing klinik 63,6% menilai baik. Simpulan: Bagi Pendidikan Profesi Ners membuat aplikasi evaluasi kemampuan pembimbing klinik, tidak hanya yang di institusi pendidikan, namun juga yang di tempat praktik, diisi mahasiswa setiap selesai stase secara berkelanjutan.
Analisis Determinan Pemberian Pendidikan Kesehatan Dengan Metode PAKEM (Partisipatif, Aktif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan) Terhadap Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja: An Analysis of the Determinants of Health Education Provision Using the PAKEM Method (Participatory, Active, Creative, Effective, and Enjoyable) on Juvenile Delinquency Prevention Efforts Apri, Helmika; Yullyzar; Masthura, Syarifah; Armiyadi, Muhammad; Mulfianda, Riyan
Journal of Nursing Education and Practice Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Nursing Education and Practice
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jnep.v5i01.466

Abstract

Introduction: Juvenile delinquency is a prevalent behavioral issue among adolescents aged 12–15 years. During this developmental stage, strong peer loyalty and identity exploration may increase the risk of engaging in deviant behaviors such as truancy, bullying, fighting, smoking, substance abuse, and other misconduct. Schools play a strategic role in preventing such behaviors through effective health education approaches. The PAKEM method (Participatory, Active, Creative, Effective, and Joyful Learning) is a student-centered learning strategy designed to enhance engagement and behavioral awareness.Objective: This study aimed to analyze the relationship between health education using the PAKEM method and efforts to prevent juvenile delinquency at SMP Negeri 5 Takengon.Methods: This study employed a quantitative analytic correlational design with a cross-sectional approach. The population consisted of 245 students, with 164 respondents selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using the Chi-Square test with a significance level of p < 0.05. Results: The statistical analysis showed a significant relationship between the implementation of the PAKEM method and juvenile delinquency prevention efforts (p = 0.000; p < 0.05). Students who received high-level PAKEM-based education demonstrated better prevention efforts compared to those in the lower category.Conclusion: The PAKEM method is significantly associated with improved efforts to prevent juvenile delinquency. This learning approach can be recommended as an effective preventive strategy in school based health education programs.