Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF SBAR SAAT HANDOVER DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN Rahayu, Intan Suci; Yusuf, Muhammad; Yullizar, Yullizar; Mahdarsari, Mayanti; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat harus meningkatkan komunikasi yang efektif untuk mewujudkan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Penerapan metode Situation Background Assessment Recommendation (SBAR) dalam komunikasi efektif akan memberikan informasi yang lengkap mengenai kondisi pasien saat handover sehingga perawat dapat memberikan asuhan keperawatan yang optimal kepada pasien. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan komunikasi efektif SBAR oleh perawat pada saat melakukan handover di ruang rawat inap Arafah 1 RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis dan desain yang digunakan pada studi kasus ini adalah kuantitatif non-eksperimental dan deskriptif, dengan populasi berjumlah 23 perawat dan jumlah sampel sebanyak 15 perawat. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi komunikasi SBAR. Hasil yang didapatkan yaitu penerapan komunikasi SBAR pada perawat Arafah 1 yaitu optimal sebanyak 80%, dengan melihat empat unsur yaitu; 1) Situation optimal sebanyak 13 perawat (86,7%); 2) Background optimal sebanyak 10 perawat (66,7%); 3) Assessment optimal sebanyak 11 perawat (73,3%); dan 4) Recommendation optimal sebanyak 15 perawat (100%). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan komunikasi SBAR belum sepenuhnya diterapkan secara maksimal. Penting bagi kepala ruang untuk melakukan supervisi secara berkala terhadap kinerja perawat serta memberikan empower staff guna mewujudkan harmonisasi dalam lingkungan kerja dan pelayanan yang berkualitas.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT Kurniawati, Rahmi; Maurissa, Andara; Rachmah, Rachmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caring merupakan salah satu aspek penilaian bagi pengguna pelayanan kesehatan di Indonesia. Peran perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat mempengaruhi citra perawat dalam melaksanakan tugasnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi perawat untuk bersikap caring dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien ialah motivasi kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Motivasi Kerja dengan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 129 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan sample random sampling, dan analisa uji statistik deskriptif dan uji chi square. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja perawat Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh berada pada kategori sedang sebanyak 87 orang (67,4%), dan perilaku caring perawat berada pada kategori baik sebanyak 75 (58,1%). Hasil penelitian juga menunjukkan p-value = 0,034, jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan atau korelasi yang signifikan antara motivasi kerja dengan perilaku caring perawat. Diharapkan kepada manajemen rumah sakit agar memberikan pelatihan-pelatihan peningkatan skill yang dapat meningkatkan motivasi kerja dengan perilaku caring perawat dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien.
ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN) POLI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Ismi, Sania Vauka; Rachmah, Rachmah; Yullyzar, Yullyzar; Kamil, Hajjul; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beban kerja perawat yang berlebihan akan menimbulkan gejala seperti kelelahan, tidak nyaman, cedera, kesalahan dalam melakukan tindakan dan produktivas akan menurun. Tujuan penelitian untuk mengetahui beban kerja perawat dengan menggunakan indikator workload indicators of staffing need (WISN). Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik analisa beban kerja yaitu time of motion. Time of motion bertujuan untuk menghitung standar waktu kegiatan secara lebih khusus terhadap populasi penelitian. Sampel adalah perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 3 staf perawat dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa lembar observasi analisis beban kerja dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang diperlukan dalam melakukan kegiatan keperawatan langsung 4090 menit (54,9%), kegiatan tidak langsung 3090 menit (41,5%), kegiatan pribadi 321 menit (4,3%) dan kegiatan non produktif 150 menit (2,0%). Berdasarkan hasil analisa dengan mengunakan metode WISN diperoleh jumlah kebutuhan staf perawat yang bekerja di poliklinik rawat jalan sebanyak 5 staf perawat, tetapi untuk saat ini hanya 3 staf perawat yang bertugas dan dibutuhkan penambahan 2 staf perawat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam penambahan jumlah staf perawat untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit khususnya di poliklinik rawat jalan.
CARING ANTAR PERAWAT DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Khairiyah, Miftahul; mayasari, putri; Maurissa, Andara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat berperan sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada pasien, terutama menerapkan perilaku caring selama memberikan pelayanan kesehatan. Perilaku caring tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi ditujukan juga kepada perawat atau rekan kerja lainnya untuk menciptakan kerjasama dalam melakukan asuhan keperawatan. Tidak optimalnya perilaku caring kepada perawat disebabkan oleh adanya beban kerja sehingga menimbulkan stress kerja yang tinggi. Tingkat stress kerja yang tinggi pada perawat dapat mempengaruhi perilaku caring yang ditunjukkan khususnya pada sesama teman perawat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran caring antar perawat di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian adalah kuantitatif, dengan desain deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data yaitu analisa univariat. Populasi penelitian yaitu seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 36 orang.Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caring antar perawat di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala berada pada kategori baik (77,7%) dengan kesimpulan subvariabel caring antar perawat melalui membantu dan mendukung (83,3%), caring antar perawat dengan menghargai (69,4%), dan caring antar perawat dalam mengakui caring yang tidak dihargai (75%). Saran bagi tempat penelitian yaitu pihak manajemen rumah sakit diharapkan dapat terus memotivasi serta memberikan reinforcement positif terkait caring perawat.
GAMBARAN KEPERCAYAAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP Diah, Rahma; Maurissa, Andara; Yuswardi, Yuswardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan pasien merupakan salah satu elemen yang penting bagi perawat dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan. Tanpa adanya kepercayaan maka keberhasilan dalam menangani masalah yang dihadapi pasien akan sulit dan memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kepercayaan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif ekspoloratif dengan desain cross-sectional study. Populasi adalah seluruh pasien di ruang rawat inap dengan kriteria inklusi minimal berusia 18 tahun, telah dirawat inap minimal 1 hari, dan kesadaran penuh. Jumlah sampel sebanyak 127 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kepercayaan pasien dengan nilai reliabilitas 0,966. Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan pasien adalah baik sebanyak 61 responden (48.0%), 66 responden (52.0%) cukup. Dilihat dari dimensi kemampuan (ability) adalah cukup 89 responden (70,1%), kebaikan hati (benevolence) 89 responden (70,1%), dan integritas (integrity) perawat 79 responden (62,2%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kepercayaan pasien terhadap pelayanan asuhan keperawatan di ruang Rawat Inap Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh memiliki kepercayaan cukup. Direkomendasikan agar instansi rumah sakit meningkatkan pelayanan di ruang rawat inap guna meningkatkan kepercayaan pasien terhadap pelayanan keperawatan, salah satunya dengan memfasilitasi kotak saran disetiap ruang rawat untuk menampung aspirasi pasien dan keluarga. Hal yang harus ditingkatkan perawat dalam memberikan pelayanan adalah dimensi kemampuan, kebaikan hati, dan integritas.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMBIMBING KLINIK PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Azwani, Dinda; Yullyzar; Mahdarsari, Mayanti; Kamil, Hajjul; Maurissa, Andara
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.267

Abstract

Tujuan: Keberhasilan bimbingan klinik Profesi Ners dipengaruhi oleh pemahaman terhadap peran dan fungsi sebagai pembimbing klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kemampuan pembimbing klinik Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini semua mahasiswa aktif Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala tahun ajaran 2023/2024.Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling sebanyak 121 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data dengan statistik deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap kemampuan pembimbing klinik Pendidikan Profesi Ners 56,2% menilai cukup, kemudian pada kemampuan berkomunikasi dengan baik dan benar sebesar 78,5%  menilai baik, segi kemampuan menjadi model peran profesional oleh pembimbing klinik 81,8% menilai baik, pada pembimbing klinik berkeinginan memberikan waktu yang cukup untuk peserta didik 63,6% menilai cukup meskipun 21,5% menilai kurang, Selain itu kemampuan menjadi pendengar yang baik dan kemampuan menyelesaikan masalah pada pembimbing klinik 69,4% menilai baik, kemampuan untuk tanggap terhadap kebutuhan dan terhadap rendahnya pengalaman peserta didik 68,6% menilai baik, pembimbing klinik mengenali dan terbiasa dengan teori dan praktik terkini 67,8% menilai baik, dan segi kompeten dan percaya diri dalam peran sebagai pembimbing klinik 63,6% menilai baik. Simpulan: Bagi Pendidikan Profesi Ners membuat aplikasi evaluasi kemampuan pembimbing klinik, tidak hanya yang di institusi pendidikan, namun juga yang di tempat praktik, diisi mahasiswa setiap selesai stase secara berkelanjutan.
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENDOKUMENTASIAN PROSES KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CUT NYAK DHIEN KABUPATEN ACEH BARAT Marshanda, Zahra Amalia; Maurissa, Andara; Kamil, Hajjul; Jannah, Noraliyatun; Putri, Suraya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4823

Abstract

Pengetahuan perawat dalam pendokumentasian keperawatan merupakan hal yang sangat penting karena sangat berpengaruh pada mutu dokumentasi dan pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang pendokumentasian proses keperawatan di RSUD Cut Nyak Dhien Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap sebanyak 332 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Sampel penelitian berjumlah 181 responden Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti berdasarkan SOP Rumah Sakit Cut Nyak Dhien, total jumlah kuesioner 36 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang pendokumentasian proses keperawatan di ruang rawat inap RSUD Cut Nyak Dhien Kabupaten Aceh barat berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 116 responden (64,1%), pengetahuan sedang yaitu 44 responden (24,3%) dan pengetahuan rendah berjumlah 21 orang (11,6%).. Tingkat pengetahuan perawat akan berpengaruh pada pelaksanaan dan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Semakin tinggi tingkat pengetahuan yang dimiliki maka semakin meningkat juga kualitas dan kelengkapan pendokumentasian keperawatan. Saran penelitian yaitu diharapkan bagi perawat agar mengikuti pelatihan terjadwal terkait proses pendokumentasian yang benar upaya untuk meningkatkan pemahaman dalam melakukan dokumentasi keperawatan.
Pendokumentasian Asuhan Keperawatan: Studi Observasi di Ruang Rawat Inap Rahmayanti, Cut Rina; Mahdarsari, Mayanti; Maurissa, Andara; Yuswardi, Yuswardi; Yusuf, Muhammad
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2992

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan informasi tertulis tentang status, perkembangan kondisi pasien dan semua kegiatan asuhan keperawatan. Pendokumentasian merupakan sarana komunikasi antar tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan keperawatan. Ketidaklengkapan pendokumentasikan asuhan keperawatan dapat menyebabkan kesalahpahaman memaknai informasi yang tertulis dan dapat berdampak terhadap kualitas mutu pelayanan kesehatan. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap rumah sakit. Sampel pada studi kasus ini dokumen rekam medis sejumlah pasien yang berada di ruang tersebut selama rentang waktu 3 hari tanggal 30 September – 2 Oktober 2023. Alat pengumpulan data pada studi kasus ini menggunakan lembar observasi berdasarkan SNARS dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap rumah sakit berada dalam kategori tidak lengkap (72%) dari total 25 rekam medis, pengkajian keperawatan 15 rekam medis (60%) lengkap, diagnosa keperawatan 23 rekam medis (92%) lengkap, perencanaan keperawatan 13 rekam medis (52%) tidak lengkap, implementasi keperawatan 16 rekam medis (64%) lengkap, dan evaluasi keperawatan 16 rekam medis (64%) tidak lengkap. Kesimpulan dari studi kasus ini menunjukan bahwa tahap diagnosis memiliki hasil yang tinggi dalam kategori lengkap dan hasil tertinggi dalam kategori tidak lengkap yaitu tahap evaluasi. Diperlukan pengoptimalan pendokumentasian asuhan keperawatan melalui pelatihan dan supervisi secara berkala.
Pelaksanaan Komunikasi SBAR saat Handover di Ruang Rawat Inap Naza, Ahlon; Yuswardi, Yuswardi; Putra, Ardia; Mayasari, Putri; Maurissa, Andara
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3009

Abstract

Komunikasi SBAR (Situation, Background, Assesment, dan Recommendation) merupakan keselamatan sasaran teknik komunikasi efektif yang disarankan oleh sasaran keselamatan pasien (IPSG) selama perawatan pasien. Komunikasi SBAR dapat diterapkan dalam transfer informasi antar professional Kesehatan termasuk saat handover. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi SBAR pada handover di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zainoel Abidin. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi dengan jumlah 78 proses komunikasi SBAR di Ruang rawat Inap. Data diambil menggunakan lembar observasi SBAR dari Kemenkes, 2022 dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari studi ini didapatkan bahwa komunikasi SBAR secara keseluruhan optimal sebanyak 54 kali (69,2%). Secara detail tahap situation pada kategori optimal yaitu 68 kali (87,2%), tahap background dalam kategori optimal yaitu 68 kali (87,2%), tahap assesment dalam kategori optimal yaitu 65 kali (83,3%), dan pada tahap recommendation dalam kategori optimal yaitu 67 kali (85,9%). Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan teknik komunikasi SBAR oleh perawat dapat diintegrasikan dengan semua disiplin ilmu dalam satu format sehingga dapat meningkatkan keselamatan pasien.
Pengetahuan dan Penerapan SOP Pemberian Obat High Alert oleh Perawat Nisa, Khairun; Putra, Ardia; Yusuf, Muhammad; Mayasari, Putri; Maurissa, Andara
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4307

Abstract

Standar Operasional Prosedur adalah tata cara atau tahapan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu. Penerapan Standar Operasional Prosedur dalam seluruh tindakan keperawatan ialah upaya perawat untuk mengurangi kesalahan pengobatan. Studi kasus ini merupakan studi deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan SOP pemberian obat high alert di Ruang Rawat Rumah Sakit Umum Pemerintah Aceh. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan Total Sampling dengan jumlah 27 perawat di Ruang Rawat Rumah Sakit Umum Pemerintah Aceh. Data diambil menggunakan lembar kuesioner pengetahuan, lembar observasi dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil dari studi ini didapatkan pengetahuan perawat tentang keamanan obat high alert seluruh responden (27 orang/100,0%) berada dalam kategori Baik. Dan serta hasil observasi penerapan SOP pemberian obat high alert secara keseluruhan sebanyak 23 (84,32%) sudah dilakukan dengan optimal. Pada medication error tahap benar obat dalam kategori optimal yaitu 25 (92,5%), medication error tahap benar dosis dalam kategori optimal yaitu 27 (100,0%), medication error tahap benar waktu dalam kategori optimal yaitu 20 (74,0%), medication error tahap benar pasien dalam kategori optimal yaitu 27 (100,0%), medication error tahap rute pemberian obat dalam kategori optimal yaitu 27 (100,0%), medication error tahap dokumentasi obat dalam kategori optimal yaitu 27 (100,0%).