Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Perbandingan Kualitas Kompos Menggunakan Mol Kentang Dan Mol Wortel A. Hi. Adam, Herwin; Sangadjisowohy, Idayani; Washliyah, Siti; H Halil, Nurbaiya
Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bjkl.v4i1.4069

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, salah satu metode pengelolaan adalah dengan mengubahnya menjadi kompos menggunakan Mikroorganisme Lokal (MOL). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas kompos yang dihasilkan dengan tambahan MOL kentang dan wortel. Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan sampel berupa 30 kg sampah organik dari Pasar Bahari Berkesan, Ternate, serta 5 kg masing-masing kentang dan wortel untuk MOL. Data diperoleh melalui pengamatan kualitas fisik kompos selama 21 hari menggunakan alat seperti mesin pencacah, soil thermometer, dan soil meter. Analisis dilakukan berdasarkan standar SNI 19-7030-2004. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kompos dengan MOL kentang dan wortel lebih unggul dibandingkan kontrol. MOL kentang dan wortel menghasilkan warna kehitaman, bau tanah, dan tekstur menyerupai tanah, sementara kontrol hanya menghasilkan warna kecokelatan dan bau sampah. Kesimpulan: Temuan ini mengimplikasikan bahwa MOL berbasis kentang dan wortel efektif meningkatkan kualitas kompos. Disarankan untuk mengadopsi metode ini pada skala lebih besar guna mengelola sampah organik secara efisien.
Perbandingan Efektivitas Penggunaan Tepung Tapioka Dan Tepung Sagu Sebagai Bahan Perekat Briket Batok Kelapa A. Hi. Adam, Herwin
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14533204

Abstract

Coconut shell charcoal briquettes have several advantages compared to other conventional solid fuels, including being able to produce high heat, no smoke, longer burning time/flame, has the potential to be a substitute for coal, and is more environmentally friendly. The aim of the research is to determine the comparison of adhesives in terms of triggering time, burning time and physical quality of the briquettes. The type of research used is an experimental method using a Non-Probability Sampling design with the Qouta Sample method. The results of testing the triggering time of briquettes with tapioca flour adhesive with a faster triggering time for 15 minutes 22 seconds while sago flour is 15 minutes 45 seconds. From the results of observations of the long burning test for briquettes with tapioca flour adhesive which is of better quality with a long burning time of 3 hours 50 minutes while for sago flour it is 3 hours 10 minutes. And from the results of the physical quality test of briquettes with Tapioca flour adhesive and sago flour adhesive both had the same results. The results of the test concluded that charcoal briquettes with tapioca flour adhesive were of higher quality in terms of triggering time, burning time and physical quality. Suggestions for the public are to use tapioca flour as an adhesive for coconut shell charcoal briquettes because it produces heat that lasts a long time without smoking and ignites quickly.