p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pariwisata
Purba, Debora S
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GUNDALA-GUNDALA SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KABUPATEN KARO Purba, Debora S; Pakpahan, Rosdiana; Nadeak, Tio RJ
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i2.23768

Abstract

ABSTRAK Gundala-Gundala adalah seni pertunjukan tradisional masyarakat Karo di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang memadukan tarian, musik, dan nilai spiritual dengan filosofi mendalam. Sebagai warisan budaya yang otentik, Gundala-Gundala memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata budaya yang berkelanjutan. Atraksi wisata budaya merupakan potensi yang besar dalam mempertahankan eksistensi kebudayaan di suatu tempat. Pengunjung yang mendatangi destinasi memiliki ketertarikan yang besar terhadap perbedaan budaya dari budaya tempatnya berasal. Gundala – Gundala pada umumnya dihadirkan dalam setiap acara-acara besar adat maupun kenegaraan di Kabupaten Karo. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan bahwa budaya merupakan atraksi utama yang mampu mewujudkan keberlanjutan sebuah destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gundala-Gundala memiliki daya tarik unik bagi wisatawan, terutama dalam menghadirkan pengalaman budaya yang otentik. Masyarakat lokal memiliki antusiasme tinggi dalam mendukung pelestarian tradisi ini, namun pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti minimnya dokumentasi, kurangnya fasilitas pendukung, dan terbatasnya promosi. Untuk mengoptimalkan potensi Gundala-Gundala, diperlukan strategi yang meliputi peningkatan infrastruktur, promosi berbasis digital, keterlibatan komunitas lokal, serta pelestarian budaya melalui pendidikan dan dokumentasi. Dengan langkah-langkah ini, Gundala-Gundala dapat menjadi ikon budaya yang tidak hanya melestarikan tradisi masyarakat Karo, tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Karo. Kata kunci: Gundala-Gundala, Atraksi, Wisata Budaya ABSTRACT Gundala-Gundala is a traditional performance art of the Karo community in Karo Regency, North Sumatra, which blends dance, music, and spiritual values with profound philosophy. As an authentic cultural heritage, Gundala-Gundala has great potential to be developed into a sustainable cultural tourism attraction. Cultural tourism attractions play a significant role in preserving the existence of local traditions. Visitors to a destination are often deeply interested in cultural differences compared to their own. Gundala-Gundala is commonly performed during major traditional ceremonies and state events in Karo Regency. This article aims to describe how culture can serve as a key attraction to achieve the sustainability of a tourism destination. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings indicate that Gundala-Gundala offers a unique appeal to tourists, especially in delivering an authentic cultural experience. The local community shows high enthusiasm in supporting the preservation of this tradition. However, its development faces several challenges, including limited documentation, inadequate supporting facilities, and minimal promotion. To optimize the potential of Gundala-Gundala, strategies are needed that encompass improving infrastructure, implementing digital-based promotion, involving local communities, and preserving the culture through education and documentation. With these steps, Gundala-Gundala can become a cultural icon that not only preserves the traditions of the Karo community but also supports sustainable tourism development in Karo Regency. Keywords : Gundala-gundala, Attraction, Cultural Tourism
MENGGALI POTENSI PEMANDU WISATA LOKAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENGALAMAN WISATAWAN: TINJAUAN KASUS DESA WISATA MEAT, KABUPATEN TOBA Pakpahan, Rosdiana; Purba, Debora S
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.21525

Abstract

ABSTRAK Keterbatasan sumber daya, kesenjangan pengetahuan, kurangnya pemahaman tentang keberlanjutan, dan perubahan tren dan preferensi wisatawan merupakan permasalahan yang terkait dengan kondisi kompetensi teknis pemandu wisata lokal di Desa Wisata Meat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kompetensi inti yang harus dimiliki oleh seorang pemandu desa wisata dan menganalisis kebutuhan dan harapan pengunjung dalam hal komunikasi dan pelayanan yang mereka harapkan dari pemandu desa wisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Pada penelitian ini ditemukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan yang terbatas ke Meat memerlukan perbaikan dan evaluasi terhadap pengalaman pariwisata, serta pemahaman etika pariwisata. Optimalisasi peran pemandu wisata lokal di Desa Wisata Meat, Kabupaten Toba, memiliki dampak positif pada pengembangan pariwisata, meskipun belum sepenuhnya dimaksimalkan, terutama di sektor ekonomi. Optimalisasi tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemandu tetapi juga menciptakan pengalaman pariwisata yang lebih memuaskan bagi pengunjung. Selanjutnya dapat dilakukan melalui pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pariwisata atau perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan desa wisata Meat. Dalam pengembangan keterampilan bisa melalui pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu pemandu wisata itu sendiri. Lalu optimalisasi dengan memanfaatkan teknologi sebagai salah satu sumber promosi desa wisata maka akan memberikan manfaat yang bisa diterima oleh desa wisata melalui kunjungan wisata yang meningkat. Kata Kunci: Potensi, Kompetensi, Pemandu Wisata ABSTRACT This research discusses the development aimed at enhancing the technical competencies of Tour Guides in Meat Tourism Village. The research findings are outlined in several responses to the problem formulations, namely the technical competency conditions of local tour guides in Meat Tourism Village and the formulation of strategies to enhance the technical competencies of local tour guides in Meat Tourism Village. This research was conducted using descriptive analysis methods through interviews, observations, documentation, and literature review. Optimizing the role of local tour guides in Meat Tourism Village, Toba District, has a positive impact on tourism development, although not yet fully maximized, especially in the economic sector. The limited number of tourist visits to Meat necessitates improvements and evaluations of the tourism experience, as well as an understanding of tourism ethics. The optimization of the role of local tour guides in Meat Village not only contributes to the enhancement of knowledge and skills of the guides but also creates more satisfying tourism experiences for visitors. By designing diverse and appealing tour routes, tour guides are capable of presenting the holistic beauty of nature, history, culture, and local uniqueness. This provides opportunities to attract more tourists and enhance the destination's appeal. Keywords: Potensial, Competence, Tour Guide