Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Sistem Pertanian Aquaponik sebagai Bentuk Resiliensi Kesulitan Irigasi Air di Desa Sukoanyar Mahiya, Vanessa Irhad; Mumtaz, Muhammad Yasir; Salsabila, Dita Aura; Sadhya, Putri Callista
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24130

Abstract

ABSTRAK Desa Sukoanyar menghadapi tantangan serius dalam bidang pertanian, khususnya terkait dengan keterbatasan air dalam irigasi dan ketidakpastian pendapatan yang dialami oleh para petani. Situasi ini diperburuk oleh kecenderungan generasi muda yang lebih memilih untuk bekerja di luar daerah daripada terlibat dalam pertanian, sehingga mengancam keberlangsungan sektor pertanian di desa tersebut. Sebagai solusi terhadap permasalahan ini, penelitian ini mengimplementasikan sistem pertanian aquaponik sebagai pendekatan inovatif dan membangun ko-produksi pengetahuan baru yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei awal untuk mengenali kebutuhan masyarakat, dilanjutkan dengan sosialisasi dan pemasangan sistem aquaponik di Balai Desa Sukoanyar. Kegiatan sosialisasi melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk kelompok tani dan perangkat desa, untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat dan cara kerja sistem aquaponik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi, dengan 38 peserta aktif terlibat dalam sesi tanya jawab. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pengetahuan mendalam tentang teknologi aquaponik serta keterbatasan alat yang diperlukan untuk pelaksanaannya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem aquaponik dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat di Desa Sukoanyar. Diharapkan dengan dukungan berkelanjutan dan pelatihan tambahan, sistem ini dapat diterapkan secara lebih luas, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Democratic Recession and Illiberal Peacbuilding in Latin America: A Case Study of the Guyana- Venezuela Conflict Sadhya, Putri Callista; Adhi Cahya Fahadayna; Reza Triarda
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4772

Abstract

This article explores the intersection of the processes and dynamics of democratic regression, illiberal peacebuilding and path dependence in the?context of the Guyana-Venezuela territorial dispute for the Essequibo region. It was based on colonial era resentment, and has been worsened by the oil discovery - it speaks?to different but equally implacable forms of conflict resolution. Venezuela uses nationalist mobilization and autocratic means for domestic hegemony, while its partner Guyana resorts to technocratic legalism?in the form of international adjudication, all too often avoiding broad-based public participation. The analysis employs a qualitative comparative-historical analysis (CHA) within an HI approach to demonstrate how path?dependent institutional behavior influences state response to geopolitical disputes. The study makes comparisons to other international disputes, including Russia's forcible annexation of Crimea and China's construction works?in the South China Sea, with a view to illustrating how territorial conflicts can be exploited by illiberal regimes. The evidence indicates that procedural?democracy without participation and overt authoritarianism support the erosion of democratic governance. The article argues in favour of transparent, inclusive and?participatory peace-building approaches with regional organizations and impartial mediators. It maintains?that a sustainable solution to conflict must harmonize legal structures and democratic values when dealing with territorial disputes and domestic challenges to regime legitimacy in the Latin American context.