Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya PT. Serba Digital Dalam Membangun Brand Awareness Produk Costa Jasmine Ramadhany Karim; Pramesti, Ajeng Arieska; Awwalin, Cahya Aulia; Tamunu, Fernando Sadrakh; Kurniasari, Ni Gusti Ayu Ketut
Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Budaya Vol 19 No 2 (2024): Widya Duta September 2024
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/wd.v19i2.3945

Abstract

This research aims to analyze PT Serba Digital's strategies and efforts in increasing brand awareness of Costa products, which include camera accessories such as lighting, tripods, and microphones. PT Serba Digital uses various marketing tactics, both digital and conventional, to expand brand awareness among consumers. These strategies include the use of social media, collaboration with influencers, creative content creation, and integrated promotional campaigns. Social media, especially platforms such as Instagram and TikTok, were used as key tools to reach a wider and more diverse audience. Collaborations with well-known influencers and content creators also have a significant impact in expanding the reach of Costa's products. In addition, PT Serba Digital utilizes data analytics to measure the effectiveness of the campaign and adjust strategies based on market response. This study uses qualitative research methods using Kotler and Keller's theory of Brand Awareness. The results showed that these efforts were successful in increasing brand awareness of Costa's products, which was characterized by increased interactions on social media, growth in the number of followers, as well as increased product sales. This study provides important insights for other companies in the camera accessories industry looking to increase brand awareness through innovative and effective marketing strategies.
Melawan Sunyi: Representasi Kekerasan Seksual dan Perjuangan Perempuan dalam Penyalin Cahaya Awwalin, Cahya Aulia; Jati, Rocky Prasetyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2536

Abstract

Artikel ini menganalisis representasi perjuangan perempuan dalam mencari keadilan atas kekerasan seksual melalui film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske, kajian ini membedah tiga level makna dalam film—yakni level realitas, representasi, dan ideologi—untuk mengungkap bagaimana pesan sosial mengenai ketidakadilan terhadap korban kekerasan seksual dikonstruksikan. Film ini menggambarkan tokoh utama, Suryani, sebagai representasi perempuan yang berani dan tegar dalam menghadapi tekanan sosial, pembungkaman sistemik, dan trauma psikologis yang ditimbulkan oleh kekerasan seksual. Simbol-simbol seperti mesin fotokopi, pertunjukan Medusa, serta asap fogging digunakan sebagai metafora visual untuk menggambarkan upaya perempuan dalam mengungkap kebenaran dan menantang sistem patriarki yang menutupi suara korban. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini tidak hanya menyampaikan narasi personal, tetapi juga menjadi media perlawanan terhadap dominasi ideologi patriarki dalam institusi pendidikan dan masyarakat luas. Representasi kekerasan seksual dalam film ini tidak bersifat eksplisit, melainkan dibangun melalui narasi sinematik yang kuat dan emosional, yang mendorong empati penonton terhadap korban. Artikel ini merekomendasikan agar film semacam ini dijadikan bahan literasi visual dan diskusi kritis dalam dunia pendidikan, guna meningkatkan kesadaran, keberpihakan terhadap korban, serta pembentukan ruang aman bagi penyintas kekerasan seksual. Penyalin Cahaya terbukti menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyuarakan keadilan gender dan mendobrak budaya tutup mulut terhadap kekerasan seksual.