Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Peran Domestik Perempuan: Stigma 3M Masak, Macak, Manak dalam Karya Lucia Hartini Septiana, Carlinda Putri; Suherlan, Yayan Yayan; Pinta, Sarah Rum Handayani; Kholis, Achmad Nur
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 4 (2024): (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i4.131886

Abstract

Posisi perempuan seringkali dikaitkan dengan ranah domestik, hal ini tidak hanya mengenai citranya dalam sudut pandang kehidupan masyarakat Jawa. Batas-batas tertentu dalam hubungan maupun perilaku sosial, menunjukkan bahwa posisi yang lebih dominan diambil oleh laki-laki. Kedudukan perempuan Jawa seolah hanya berputar pada stigma 3M: Masak (memasak) , Macak (merias diri), dan Manak (memberikan keturunan). Seiring berjalannya waktu, kesempatan mengenai persamaan hak terkait posisi perempuan mulai terbuka. Perempuan mempunyai peluang untuk dapat menyuarakan ide dan menyuarakannya melalui berbagai aspek, salah satunya di bidang seni. Terbukanya kesempatan di bidang seni, turut mendorong lahirnya seniman perempuan dengan ciri khas karyanya masing-masing. Lucia Hartini merupakan perupa yang mengangkat tentang refleksi diri sebagai seorang perempuan yang berperan menjadi seniman sekaligus ibu rumah tangga. Proses pengkaryaan dilakukan dengan mengandalkan daya ingat, bahkan tidak jarang pengalaman masa kecil dijadikannya sebagai sumber dalam penciptaan karya seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi perempuan dalam karya Lucia Hartini serta korelasinya dengan stigma 3M. Data yang disajikan menggunakan metode kualitatif berupa hasil dari studi pustaka, wawancara, dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma 3M yang berkaitan dengan peran domestik perempuan telah tersajikan dalam karya Lucia Hartini. Lukisannya mampu menggambarkan keadaan maupun posisi perempuan yang dibatasi di ranah domestik. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa melalui media seni, siapa saja dapat menyuarakan tentang posisi ketimpangan khususnya terkait hak perempuan. 
Literacy and Inclusion Levels of Organic Fertilizer in Boyolali Organic Farmer Association Cahyadin, Malik Malik; Adi, Raden Kunto; Suherlan, Yayan Yayan; Utami, Bekti Wahyu; Hadi, Rendi Fathoni; Widiyanti, Emi Emi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.111138

Abstract

Organic farming products are beneficial not only to people's well-being, but also to the environment's long-term viability. One of the cooperatives producing organic agricultural products in Central Java Province is the Boyolali Organic Farmers Association (APOB). This association's problems are twofold, namely: the lack of organic fertilizer literacy and organic fertilizer inclusion for managers and members. Therefore, this study attempts to assess the levels of organic fertilizer literacy-inclusion and empowering business institutions. The period of assessment began in July and ended in August 2025. The primary data were collected using focus group discussion and in-depth interview involving 15 APOB managers and members. The method was descriptive statistics. The findings reveal that the literacy level of organic fertilizer was 66.29%. Meanwhile, the inclusion level was 72.18%. There is 5.89% difference level between literacy and inclusion. This condition illustrates that the level of organic fertilizer inclusion is slightly higher than the literacy level. Policy implications are delivered to APOB managers to increase organic fertilizer literacy and inclusion through training programs and workshops. Furthermore, the local government can facilitate business development and mentoring in organic fertilizer production and utilization.