Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN DAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS BERDASARKAN KEJADIAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI Wildayani, Desi; Lestari, Widya; Ningsih, Winda Listia; Sari, Dian Febrida; Sujendri, Sintia; Suyitno, Lulu Shabina; Sanita, Rani; Toinio, Diffi Wardhani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21680

Abstract

Pada masa remaja gangguang yang sering terjadi adalah nyeri haid. Nyeri perut saat haid atau dismenore yang dirasakan oleh wanita dapat menghambat aktivitas. Angka kejadian dismenore primer di Indonesia adalah 54,89%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin dan ukuran lingkar lengan atas berdasarkan kejadian nyeri haid pada remaja putri di MTsS Pesantren Shine Alfalah. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswi MTsS Pesantren Shine Alfalah Padang pada bulan September – November 2023 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 74 orang. Peneliti menggunakan kuesioner menstruasi, melakukan pemeriksaan hemoglobin dan mengukur LiLA responden. Hasil penelitian diolah dengan uji statistik T independent. Penelitian ini didapatkan hasil bahwa 17 orang (23%) mengalami nyeri haid, rerata kadar hemoglobin responden adalah 13,565 g/dl, dan rerata ukuran LiLA responden adalah 21,628 cm. Hasil uji T independent didapatkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin antara kelompok yang mengalami nyeri haid dengan yang tidak mengalami nyeri haid (p value = 0,000). Hasil lain didapatkan bahwa terdapat perbedaan ukuran LiLA antara kelompok yang mengalami nyeri haid dengan yang tidak mengalami nyeri haid (p value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin dan ukuran lingkar lengan atas berdasarkan kelompok nyeri haid pada remaja putri di MTsS Pesantren Shine Alfalah Padang.
Edukasi Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur Suciana, Sri; Aprianti, Ety; Suhery, Lilik; Fitri, Yulia; Sanita, Rani
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7480

Abstract

Program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan angka kelahiran dan menekan  laju pertambahan  penduduk  di  suatu  negara, program ini  juga  memiliki  peran  dalam menurunkan risiko kematian ibu melalui pencegahan kehamilan, penundaan usia kehamilan dan menjarangkan kehamilan. Data menunjukkan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 1,49% atau bertambah 4,5 juta setiap tahun. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan program pemerintah dalam menggalakkan program Keluarga Berencana (KB)(Mahmudah Daryanti, 2021), KB merupakan salah satu pilar safe motherhood yang dikenal sebagai upaya untuk menurunkan AKI di Indonesia. Tujuan dari pilar ini agar program KB terkait kontrasepsi dapat menginformasikan pelayanan KB pada setiap pasangan usia subur (PUS) meliputi waktu, jumlah maupun jarak kehamilan yang sehat. Suport dari program Kb ini diharapkan dapat membantu mengurangi terjadinya “4 terlalu” sebagai faktor risiko penyebab  kematian  ibu (Yunita et al., 2023). Hambatan  yang di konfirmasi dari masyarakat  adalah  kurangnya  keinginan ibu mencari  informasi  tentang  KB. Dengan memberikan edukasi atau pengetahuan mengenai KB ,jenis-jenis Alat Kontrasepsi, efek samping  dan  lain-lain  kami  berharap  dapat  membantu  meningkatkan  pengetahuan  tentang  Alat kontrasepsi.  Upaya  yang  di  lakukan  antara  lain  dengan  memberikan  edukasi  kesehatan  tentang Alat  Kontrasepsi.  Oleh  sebab  itu  sehubungan  dengan  kondisi  diatas,  penulis  merasa  perlu diadakan   pengabdian   masyarakat   tentang   Edukasi   Keluarga   Berencana   dengan   harapan meningkatkan  pengetahuan  dan  wawasan  masyarakat  tentang  KB  dan  layanannya  sehingga program  KB  dapat  di  pahami,di  mengerti  dan  di  laksanakan  oleh  setiap  keluarga.    Tujuan kegiatan  Pengabdian  Masyarakat ini  adalah  untuk  memaksimalkan  pelayanan  kesehatan  ibu  dan anak dengan harapan dapat menekan laju pertambahan penduduk