Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI EDUKASI DAN BRAIN GYM TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN LANSIA : KAJIAN LITERATUR Kusdianto, Rijal; astrid, Maria
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.29359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi edukasi dan senam otak terhadap fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi edukasi dan Brain Gym terhadap fungsi kognitif pada lansia. Literatur ilmiah relevan dikumpulkan dari PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci seperti "Brain Gym," "kognitif," dan "kognitif lansia." Dari 20 artikel yang ditemukan, 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi tema, pola, dan perbedaan antara studi. Hasil analisis diharapkan memberikan kontribusi penting dalam upaya menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Hasil analisis bahwa  dari analisis artikel-artikel yang telah dilakukan  adalah penurunan fungsi kognitif pada lansia ada dua faktor yaitu: Faktor yang dapat di cegah dan tidak dapat dikendalikan. Hal ini tentu sangat dibutuh kan oleh lansia dan keluarga untuk menjadikan hidup lansia yang lebih produktif. Faktor penurunan kognitif pada lansia yang tidak dapat dicegah adalah umur dan genetik, sedangkan faktor yang dapat kendalikan misalnya penyakit yang diderita pasien dan pola hidup sehat misalnya: pola makan/nutrisi yang baik, meningkatkan gerkan dan aktivitas, menciptakan pola tidur yang sehat, kelola stres, intraksi sosial (ucapkan hallo pada intraksi sosial), life style yang baik misalnya (tetap aktif beraktifitas, menjaga berat badan yang ideal, tidak merokok atau alkohol serta mendapatkan waktu istrahat yang cukup).
Hubungan Karakteristik Remaja Dan Peran Keluarga Terhadap Perilaku Seksual Di SMA N 01 Kabupaten Kaur 2025 Kusdianto, Rijal; Silvia Puspa; Jajang Suryana; Anggana Kastra Latif; Marlina, Hesti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2121

Abstract

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Dr. Racmat terhadap kesehatan reproduksi remaja yang dilakukan pada tahun 2022 remaja usia 15-19 tahun baik putra maupun putri tidak sedikit yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Data terhadap 10.833 remaja laki- laki berusia 15-19 tahun didapatkan bahwa sekitar 72% sudah berpacaran, 92% sudah berciuman,62% sudah pernah meraba- raba pasangan, 10,2% sudah pernah berhubungan seksual. Sedangkan hasil survey dari 9.344 remaja putri berusia 15- 19 tahun didapatkan data sekitar 77%  sudah berpacaran, 92% sudah pernah berciuman, 62% sudah meraba- raba pasangan, 6,3% sudah pernah melakukan hubungan seksual. Tujuan penelitian ini: untuk mengetahui hubungan karakteristik remaja dan peran keluarga dengan perilaku seks di SMA N 01 Kaur. Metode Penelitian : Desain penelitian deskriptif analitik pendekatan studi cross sectional. Lokasi penelitian di SMA Negeri 01 Kaur pada bulan desember 2025. Pengambilan data primer diperoleh dari kuesioner kepada 100 siswa Pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan pengetahuan, jenis kelamin, peran keluarga dengan nilai P = 0,003, 0,027, 0,037< α 0,05. Simpul dan Saran : Dari 3 variabel independen yang memiliki hubungan bermakna dengan variabel dependen adalah  “ada hubungan pengetahuan, jenis kelamin, peran keluarga dengan perilaku seksual”. Harapkan kepada orang tua  tua agar lebih berperan aktif dan membangun komunikasi terbuka dengan anak remajanya agar tidak mencari informasi pada sumber yang tidak tepat sehingga dapat menjurmuskan remaja pada perilaku seksual beresiko