Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Dr. Racmat terhadap kesehatan reproduksi remaja yang dilakukan pada tahun 2022 remaja usia 15-19 tahun baik putra maupun putri tidak sedikit yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Data terhadap 10.833 remaja laki- laki berusia 15-19 tahun didapatkan bahwa sekitar 72% sudah berpacaran, 92% sudah berciuman,62% sudah pernah meraba- raba pasangan, 10,2% sudah pernah berhubungan seksual. Sedangkan hasil survey dari 9.344 remaja putri berusia 15- 19 tahun didapatkan data sekitar 77% sudah berpacaran, 92% sudah pernah berciuman, 62% sudah meraba- raba pasangan, 6,3% sudah pernah melakukan hubungan seksual. Tujuan penelitian ini: untuk mengetahui hubungan karakteristik remaja dan peran keluarga dengan perilaku seks di SMA N 01 Kaur. Metode Penelitian : Desain penelitian deskriptif analitik pendekatan studi cross sectional. Lokasi penelitian di SMA Negeri 01 Kaur pada bulan desember 2025. Pengambilan data primer diperoleh dari kuesioner kepada 100 siswa Pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan pengetahuan, jenis kelamin, peran keluarga dengan nilai P = 0,003, 0,027, 0,037< α 0,05. Simpul dan Saran : Dari 3 variabel independen yang memiliki hubungan bermakna dengan variabel dependen adalah “ada hubungan pengetahuan, jenis kelamin, peran keluarga dengan perilaku seksual”. Harapkan kepada orang tua tua agar lebih berperan aktif dan membangun komunikasi terbuka dengan anak remajanya agar tidak mencari informasi pada sumber yang tidak tepat sehingga dapat menjurmuskan remaja pada perilaku seksual beresiko