Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CALISTUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SMP NEGERI 2 MAUPONGGO Ngao, Priska; Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 16, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah menerapkan model pembelajaran calistung guna meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dengan menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mauponggo. Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengamati proses penerapan model pembelajaran calistung, dan pendekatan kuantitatif untuk menghitung hasil dari program calistung efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan nilai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dari pre-test ke post-test. Perolehan nilai AKM dari pre-test literasi 44 % dan post-tes literasi 80%. Sedangkan perolehan nilai AKM pre-test numerasi 22% dan post-test sebesar 65%. Selain itu proses pembelajaran menunjukan adanya perubahan positif dalam motivasi belajar siswa, keaktifan selama proses pembelajaran, dan pemahaman siswa terhadap materi dasar literasi dan numerasi. Hasil ini mengidentifikasi bahwa model pembelajaran calistung dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pencapaian siswa.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kegiatan Workshop Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Desa Malanuza Bela, Maria Editha; Bhoke, Wilibaldus; Hari, Christina Lusiana; Ngao, Priska; Putrini, Maria Anjelina; Goan, Bonevantura
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to provide real contributions to the community through various activities with the aim of improving welfare, education, health and the environment. One of the activities to improve community welfare is through UMKM workshop activities. The purpose of the UMKM workshop activity is to increase the capacity of UMKM business groups through mentoring in the management and development of UMKM businesses and to solve various problems, such as marketing problems that are not yet optimal, the availability of supporting tools that are still incomplete and the right strategy in entrepreneurship. The implementation method in this activity is field observation, problem identification, preparation of activity plans, implementation, and evaluation. The implementation of mentoring activities includes workshop activities related to UMKM development strategies, in order to provide understanding and knowledge to business groups about the steps in developing UMKM businesses. The results of this workshop activity are expected that business actors and students are able to understand the material provided and are able to apply it in entrepreneurship.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CALISTUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SMP NEGERI 2 MAUPONGGO Ngao, Priska; Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita; Bhoke, Wilibaldus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah menerapkan model pembelajaran calistung guna meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa dengan menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Mauponggo. Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengamati proses penerapan model pembelajaran calistung, dan pendekatan kuantitatif untuk menghitung hasil dari program calistung efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan nilai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dari pre-test ke post-test. Perolehan nilai AKM dari pre-test literasi 44 % dan post-tes literasi 80%. Sedangkan perolehan nilai AKM pre-test numerasi 22% dan post-test sebesar 65%. Selain itu proses pembelajaran menunjukan adanya perubahan positif dalam motivasi belajar siswa, keaktifan selama proses pembelajaran, dan pemahaman siswa terhadap materi dasar literasi dan numerasi. Hasil ini mengidentifikasi bahwa model pembelajaran calistung dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pencapaian siswa.
PROFIL KOMPETENSI NUMERASI PADA SISWA SMP NEGERI 5 GOLEWA Wewe, Melkior; Ngao, Priska; Goan, Bonevantura
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kompetensi numerasi pada siswa SMP Negeri 5 Golewa. Kompetensi numerasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui tes numerasi yang meliputi pemahaman konsep dasar, kemampuan berhitung, analisis data, dan pemecahan masalah serta wawancara dan observasi dilapangan. Hasil penelitian menunjukan variasi kemampuan numerasi dikalangan siswa, dengan beberapa area memerlukan bimbingan atau perhatian khusus untuk peningkatan.Secara umum, siswa menunjukan pemahaman yang baik dalam konsep dasar dan kemampuan berhitung, namun terdapat kelemahan dalam analisis data dan pemecahan masalah yang membutuhkan intervensi lebih lanjut. Rekomendasi yang diberikan termasuk pelatihan guru, pendampingan intensif bagi siswa, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran.