Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan digital marketing dan sumber daya manusia kreatif terhadap ekowisata Silowo Tuban Haya Nur Safa'atin; Muhimudin Muhimudin; M. Ihyaul Abidin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27411

Abstract

Abstrak              Ekowisata Silowo adalah salah satu pariwisata dengan keindahan alam yang terletak di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Salah satu daya tarik utama dari Ekowisata Silowo adalah kawasan ini dikelilingi oleh pohon sagu yang lebat, suasana sejuk dan asri. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas perahu kano yang tersedia, memungkinkan mereka untuk menyusuri perairan yang tenang sambil menikmati keindahan alam sekitar. Namun, terdapat beberapa masalah yang dihadapi terutama dalam hal sumber daya manusia (SDM) dan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, peningkatan kapasitas, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PkM, pengelola dan karyawan Ekowisata Silowo mampu memahami dan menerapkan periklanan baik dalam penulisan narasi periklanan yang menarik, coppy writing, cara strategi design canva dan strategi dalam mengoptimalkan pelayanan SDM. Kata Kunci: periklanan; digital marketing;SDM kreatif Abstract Silowo Ecotourism is a type of tourism with natural beauty located in Mandirejo Village, Merakurak District, Tuban Regency. One of the main attractions of Silowo Ecotourism is this area which is surrounded by dense sago trees, the atmosphere is cool and beautiful. Visitors can also enjoy the canoe facilities available, allowing them to explore the calm waters while enjoying the natural beauty of the surroundings. However, there are several problems faced, especially in terms of human resources (HR) and digital marketing strategies. This activity is carried out through several stages, namely identifying problems, increasing capacity, and evaluating. As a result of the PkM activities, Silowo Ecotourism managers and employees were able to understand and apply advertising well in writing interesting advertising narratives, copywriting, how to design Canva strategies and strategies for optimizing HR services. Keywords: advertising; digital marketing; creative human resources
Peran Six Thingking Hats Dalam Mendukung Tahap Ideasi Design Thinking Terhadap Pengembangan Cookies Daun Kelor Haya Nur Safa'atin; Riska Lafenia
AKSIOMA : Jurnal Manajemen Vol 5 No 1 (2026): AKSIOMA : Jurnal Manajemen [Februari-Juli 2026]
Publisher : Program Studi Manajemen dan Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/aksioma.v5i1.5166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Six Thinking Hats dalam mendukung tahap ideasi Design Thinking untuk pengembangan cookies daun kelor sebagai produk pangan fungsional yang inovatif. Metode yang dipakai untuk penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis secara deskriptif dengan menggunakan kerangka design thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Penelitian ini melibatkan lima informan sebagai sumber data. Hasilnya menunjukkan bahwa mengintegrasikan enam topi berpikir pada tahap pembuatan ide membantu menyusun pemikiran kreatif, mendorong beragam perspektif, dan meningkatkan kualitas ide produk. Prototipe cookies daun kelor memiliki keunikan dari segi warna dan nilai gizi. Namun, masih memerlukan penyempurnaan pada aspek rasa, aroma, dan tampilan. Berdasarkan hasil uji penerimaan pengguna. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendukung inovasi produk pangan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK MANDIRI FINANCE AREA PAMEKASAN: PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN BANK MANDIRI FINANCE AREA PAMEKASAN Fadhoilus Shofi; Haya Nur Safa'atin; Rismaya Nikmatul Hida Saskia Putri
HelFin Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v3i1.7735

Abstract

Meningkatnya intensitas persaingan dalam lanskap bisnis di Indonesia, terutama dalam industri perbankan, menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi organisasi untuk memprioritaskan manajemen sumber daya manusia. Aspek krusial dalam hal ini adalah sistem kompensasi. Studi ini berupaya untuk mengevaluasi signifikansi pengaruh kompensasi, baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, terhadap kinerja karyawan di Bank Mandiri Finance. Sebanyak 100 responden karyawan berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner yang terstruktur dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Temuan utama dari analisis tersebut mengindikasikan bahwa kompensasi finansial memiliki korelasi positif yang signifikan dengan prestasi kerja karyawan. Implikasinya, peningkatan kompensasi finansial umumnya berkorelasi dengan kenaikan motivasi serta performa karyawan. Selain itu, kompensasi non-finansial juga telah demonstratif memberikan dampak substansial terhadap capaian kerja. Elemen-elemen seperti pengakuan, prospek pertumbuhan karier, dan suasana kerja yang kondusif turut berkontribusi dalam menumbuhkan kepuasan kerja dan meningkatkan hasil kerja. Secara agregat, gabungan antara kompensasi finansial dan non-finansial dapat memaparkan sebagian besar keragaman dalam performa kerja individu, yang mengindikasikan bahwa strategi yang memperhitungkan kedua dimensi ini lebih berdaya guna. Dari perspektif aplikasi, hasil ini memotivasi Bank Mandiri untuk senantiasa menyempurnakan dan mengintegrasikan sistem kompensasi yang berlaku guna mengoptimalkan performa kerja karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat berfungsi sebagai referensi dalam merumuskan kebijakan kompensasi yang lebih efektif untuk memacu peningkatan kinerja karyawan.