Rizqan Rusnamba Prandika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Upacara Bendera Dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme Pada Siswa Sekolah Dasar Jingga Pramesti Pujianingsih; Raditya Bagus Jati Wibowo; Rizqan Rusnamba Prandika; Endrise Septina Rawanoko
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v3i1.520

Abstract

Upacara bendera di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan upacara bendera secara rutin dapat membantu peserta didik memahami dan tanah air dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung dalam menaati aturan, seperti berpakaian rapi dan berperilaku disiplin, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter yang bertanggung jawab dan disiplin. Namun, tantangan yang dihadapi adalah penurunan semangat nasionalisme dikalangan generasi muda, termasuk siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, keluarga, dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk mengembangkan program yang dapat menguatkan jiwa nasionalisme secara berkelanjutan. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai ini melalui pendekatan pembelajaran yang relevan, baik di dalam maupun di luar kelas. Saran untuk kepala sekolah dan pengajar adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penanaman sikap nasionalisme, serta memberikan motivasi kepada siswa mengenai pentingnya pelaksanaan upacara bendera. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan karakter yang bermoral.
Implementasi TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) untuk Meningkatkan Kreativitas Guru Sekolah Dasar : Tinjauan Literatur Sistematis Juliana Khoirotun Nisa; Margaretha Loyz Armelita Florentia; Rizka Preti Febriana; Rizqan Rusnamba Prandika; Ulfa Aliyatul Azizah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.799

Abstract

Technological Pedadogical Contents Knowledge (TPACK) merupakan pembelajaran yang menggunakan gabungan dari 3 aspek yakni teknologi, pedagogi, dan konten atau materi pengetahuan. Untuk melakukan kajian literatur secara sistematis guna mengeksplorasi implementasi TPACK dalam meningkatkan kreativitas guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menyusun sintesis temuan untuk menciptakan kerangka teori yang dapat membimbing guru dalam penerapan TPACK. Tujuannya adalah memberikan panduan yang jelas bagi guru serta calon guru agar dapat menguasai teknologi TPACK dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar. Tinjauan pustaka dilakukan dengan melakukan kajian literatur yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi TPACK untuk meningkatkan kreativitas guru sekolah dasar yang telah diuji coba melalui beberapa publikasi yang relevan dan tahapan-tahapan yang digunakan dalam publikasi tersebut. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dengan topik Implementasi TPACKĀ  untuk meningkatkan kreativitas guru sekolah dasar. Artikel yang dicari adalah artikel bahasa indonesia rentang tahun 2018-2023 yang merupakan hasil penelitian dengan kata kunci TPACK, guru, implementasi, kreativitas, sekolah dasar. Berdasarkan ekstraksi artikel didapatkan 10 artikel yang sesuai pada pembahasan yang menunjukkan implementasi TPACK untuk meningkatkan kreativitas guru sekolah dasar. Implementasi Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam pendidikan pada tingkat sekolah dasar memiliki dampak yang signifikan terhadap proses dan hasil pembelajaran. Penggunaan TPACK dalam pembelajaran mampu meningkatkan kreativitas guru, memperkaya pengalaman belajar siswa, dan meningkatkan hasil akademik serta non-akademik siswa. Namun, terdapat kendala dalam implementasi yang meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan sarana teknologi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, perlu dilakukan upaya pembinaan internal bagi guru, pelatihan yang terfokus pada pengembangan kemampuan TPACK, serta peningkatan fasilitas dan sarana teknologi di sekolah dasar.