Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul di Media Social Terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia yang Baku pada Mahasiswa Dalimunthe, Syairal Fahmy; Elsadin, Ratih Tri; Asisah, Fatma; Syahbila, Azzahra; Sinaga, Abel Frans Lamsihar; Pratama, Patra Ady
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4796

Abstract

Artikel ini membahas Pengaruh bahasa gaul di media sosial terhadap kemampuan berbahasa Indonesia yang baku pada mahasiswa. Bahasa gaul, yang semakin populer di kalangan generasi muda, dapat memengaruhi cara kita berbicara dan mengakibatkan kesalahan berbahasa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan survei deskriptif. 56 orang yang menjawab dari berbagai universitas terlibat. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden aktif menggunakan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok. Beberapa responden dapat menyeimbangkan keduanya, tetapi penggunaan bahasa gaul terkadang mengganggu kemampuan mereka untuk menulis bahasa baku. Bahasa gaul lebih mudah digunakan, tetapi dampaknya terhadap kemampuan berbahasa formal masih menjadi masalah. Akibatnya, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan bahasa yang tepat dalam lingkungan akademik dan formal.
Penggunaan Mobile Learning Sebagai Media Dalam Proses Belajar Mengajar Syahputra, Fahmy; Sabrina, Elsa; Elsadin, Ratih Tri; Asisah, Fatma; Syahbila, Azzahra; Pradana, Raflie Sultan
Journal of Citizen Research and Development Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v1i2.3937

Abstract

Dalam artikel ini, kita akan membahas penggunaan belajar melalui ponsel sebagai alat untuk proses belajar mengajar di era digital. Pendidikan mobile yang menggunakan perangkat bergerak seperti ponsel dan tablet meningkatkan fleksibilitas dan aksesibilitas guru dan siswa. Proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menarik dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dan fokusnya adalah bagaimana teknologi seluler dapat digunakan dalam pendidikan formal. Hasil menunjukkan bahwa belajar melalui ponsel tidak hanya meningkatkan keinginan siswa untuk belajar, tetapi juga memberi mereka lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan guru. Sangat bermanfaat untuk pendidikan, meskipun ada beberapa kelemahan, seperti daya tahan baterai yang rendah dan dukungan file yang terbatas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan hasil pembelajaran, guru harus memahami dan menerapkan m-learning.
Dampak Pemanfaatan Artificial Intelligence Terhadap Perilaku Sosial Generasi Z di Era Digitalisasi: Sebuah Tinjauan Literatur Syahputra, Fahmy; Sabrina, Elsa; Anggraini, Ade; Syahbila, Azzahra; Abdurrahman, Umar
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7570

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) semakin meluas dalam kehidupan digital Generasi Z dan memengaruhi pola interaksi sosial mereka. Berdasarkan kajian dari 17 jurnal ilmiah, AI terbukti berperan dalam meningkatkan kreativitas, memperluas jejaring sosial, mempermudah interaksi, dan menyediakan dukungan emosional melalui AI companion (Mutiarrama et al., 2023; Fitriani, 2023). Namun, penelitian juga mengungkap risiko seperti ketergantungan digital, menurunnya interaksi tatap muka, penyempitan wawasan akibat filter bubble, serta meningkatnya ancaman keamanan digital (Hidayah Fadli, 2022; Wulandari Prakoso, 2024; Yahya, 2023). Artikel ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis dampak positif dan negatif pemanfaatan AI terhadap perilaku sosial Generasi Z. Hasil kajian menegaskan bahwa penggunaan AI harus diimbangi literasi digital dan kesadaran etika agar memberikan dampak yang optimal bagi perkembangan sosial mereka.