Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemasaran Destinasi Berdasarkan Tourism Area Life Cycle (TALC) di Desa Wisata Kembang Kuning, Lombok Timur Ramadhani, Zaki Alif; Ghassani, Shabrina Amalia; Priscilia, Kiki
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Khasanah Ilmu - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v15i1.17101

Abstract

Desa Kembang Kuning sebagai salah satu desa wisata yang memiliki fokus dan keunggulan pada penyediaan homestay. Perkembangan Desa Kembang Kuning dapat diidentifikasi menggunakan teori Tourism Area Life Cycle (TALC). Supaya dapat terus berkembang dan bersaing, Desa Kembang Kuning dapat menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan fase- fase pada teori TALC. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis posisi Desa Kembang Kuning berdasarkan teori TALC serta mengembangkan strategi pemasaran yang tepat berdasarkan fase TALC. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh dari studi literatur, wawancara dengan 3 orang pengelola Desa Wisata Kembang Kuning, dan observasi lapangan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan TALC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Kembang Kuning sedang berada pada fase development yang ditandai dengan mengingkatnya keterlibatan aktor, baik masyarakat, pemerintah, maupun investor yang didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana.Berdasarkan posisi Desa Wisata Kembang Kuning pada TALC, strategi pemasaran yang dilakukan ialah menawarkan harga yang kompetitif (cost leadership), menjual produk wisata yang berbeda (differentiation), dan fokus pada segmen tertentu. Desa Wisata Kembang Kuning perlu menyiapkan strategi pemasaran yang berbeda untuk menghadapi fase consolidation yang akan datang.
Dampak Motivasi Simbolis Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Pariwisata Berbasis Ekowisata Christianto, Jery; Adjie, Bergas Anggito; Larasita, Irma Dela; Furqan, Alhilal; Priscilia, Kiki; Sauky, M. Asfahani
Journal of Applied Science in Tourism Destination Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Applied Science in Tourism Destination
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jastd.v1i2.1216

Abstract

The popularity of ecotourism among foreign and domestic tourists is increasing in Indonesia. Uploading ecotourism content on social media can influence visitor decisions and give the uploader a feeling of satisfaction. Recognition through social media or symbolic motivation is one of the motivations for tourists to visit ecotourism. The number of tourists with symbolic motivation is increasing, in line with the increasing use of social media globally, which can have an impact on the development of ecotourism. This research identifies the factors of tourists with symbolic motivation wanting to visit two national parks (TNGL and TN Komodo) in Indonesia and the impacts arising from this phenomenon. The research is done with qualitative method, with data obtained through literature study and analysed descriptively. This study found that the factor for tourists with symbolic motivation who visited the two locations, namely because of the beautiful views and photo spots, different lifestyles offered by destinations, relaxation, the existence of exclusivity values in the facilities, and sensation seeking for attractions that have positive reviews in social media. This phenomenon has both positive and negative impacts on the environmental, economy, and socio-cultural aspects of these two national parks.
Transformasi Spasial Homestay di Desa Wisata, Kabupaten Subang Pratiwi, Wiwik Dwi; Priscilia, Kiki; Khairunnisa, Ayang; Amalia, Affrida
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 11 No. 4 (2022): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v11i4.25

Abstract

Homestay menjadi pilihan akomodasi yang populer di desa wisata terutama di desa Cibeusi dan Nagrak, yang menyediakan fasilitas yang nyaman dan lengkap, dikelola langsung oleh penduduk lokal dan memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. Homestay akan mengalami transformasi dari segi kualitas spasial juga visual untuk bersaing dalam pasar wisata. Transformasi ini dapat berupa transformasi dimensi, penambahan, pengurangan, penggabungan, dan organisasi, di mana terlihat melalui skalanya, unsur bangunan, faktor eksternal, juga bentuk bangunan. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi transformasi spasial homestay di desa wisata, dengan lingkup lokasi di desa Cibeusi dan Nagrak, dan faktor pendorong yang mempengaruhi transformasi tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif, di mana data diambil melalui observasi peneliti, dokumentasi berupa foto, dan wawancara mendalam dengan pengelola dari tiga homestay yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling.  Hasil penelitian yang didapatkan yaitu transformasi dari setiap bangunan yang terjadi dalam beberapa tahap, yaitu dari gambar bangunan, orientasi bangunan, area terbuka, material, dan penambahan ruang. Selain itu, faktor pendorong terjadinya transformasi tersebut adalah meningkatkan kualitas homestay dengan cara meningkatkan kenyamanan sehingga menarik minat wisatawan atau pengunjung. Hal itu merupakan inisiatif pemilik homestay dan permintaan yang datang secara langsung maupun tidak langsung dari pengunjung Desa Cibeusi dan Nagrak.