Tiwa, Jerry F.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keberlanjutan Misiologi di Era Digital: Strategi Menjangkau Generasi Z di tengah Gelombang Revolusi Teknologi Arifianto, Yonatan Alex; Tiwa, Jerry F.
EPIGRAPHE (Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani) Vol 8 No 2: November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan teknologi digital yang semakin maju, massif dan terus berkembang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat termasuk dalam hal sosial, budaya, dan spiritual, terutama di kalangan generasi Z. Gelombang digital ini sangat riskan bagi generasi Z terbawa arus negatif konten dari era informasi globalisasi. Apalagi kebutuhan dan karakteristik generasi Z yang sangat terhubung dengan teknologi digital, yang sulit dilepaskan dan cenderung memiliki pola pikir dan preferensi yang berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi misiologi yang efektif dalam menjangkau dan melibatkan generasi Z di tengah gelombang teknologi. Metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature dipilih dalam penelitian ini untuk membangun keberlanjutan misiologi di era digital memerlukan strategi inovatif untuk menjangkau generasi Z, dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menyampaikan pesan iman yang relevan dan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekristenan harus memahami hakikat misiologi dalam peran Amanat Agung, sehingga adanya transformasi misiologi dalam konteks digital yang sesuai dengan karakteristik generasi Z dan dampaknya terhadap strategi misiologi, sehingga dapat diaktualisasi kekristenan dalam strategi komunikasi digital untuk meningkatkan dampak misiologi. Hal ini suatu keberlanjutan misiologi di era digital memerlukan inovasi dalam strategi komunikasi, serta pemahaman yang mendalam terhadap dinamika teknologi dan perubahan sosial yang terjadi pada generasi Z.
Revitalisasi Pastoral Gerejawi dan Krisis Etika: Studi tentang Kepemimpinan Gerejawi di tengah Fenomena Komersialisasi Pelayanan Tiwa, Jerry F.; Rahayu, Yohana Fajar
EPIGRAPHE (Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani) Vol 9 No 2: November 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33991/epigraphe.v9i2.560

Abstract

Commercialization in contemporary church life has generated an ethical crisis that threatens the integrity of pastoral ministry. The paradigm of ministry, which originally focused on spiritual devotion, has now shifted toward a business-oriented management approach. This shift creates a dilemma for church leadership between faithfulness to pastoral calling and economic demands, reflected in paid ministry practices, spiritual marketing, and hedonistic lifestyles that contradict the principles of simplicity exemplified by Jesus Christ. This study aims to examine the ethical crisis in church leadership amid the widespread commercialization of ministry through a qualitative method. The findings reveal that the essence of church leadership lies in the calling to shepherd the congregation according to biblical values. However, in adapting to contemporary demands, churches often become entangled in commercialization. Amid increasingly complex economic pressures, theological spirituality becomes essential as a critique of commercialization theology that disregards the sacredness of ecclesiastical calling. Therefore, the church needs to return to a pure spirituality grounded in the theology of the cross as the foundation for restoring the integrity of pastoral ministry.   Abstrak Komersialisasi dalam kehidupan gereja masa kini telah memunculkan krisis etika yang mengancam integritas pelayanan pastoral. Paradigma pelayanan yang semula berfokus pada pengabdian spiritual kini bergeser ke arah pengelolaan bercorak bisnis. Pergeseran ini menimbulkan dilema bagi kepemimpinan gereja antara kesetiaan pada panggilan pastoral dan tuntutan ekonomi, yang tercermin dalam praktik pelayanan berbayar, pemasaran spiritual, hingga gaya hidup hedonisme yang bertentangan dengan prinsip kesederhanaan Yesus Kristus. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara teologis krisis etika kepemimpinan gereja di tengah maraknya komersialisasi pelayanan dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat pemimpin gereja terletak pada panggilan menggembalakan umat berdasarkan nilai-nilai alkitabiah. Namun, dalam adaptasi kontekstual terhadap tuntutan zaman, gereja kerap terjebak dalam arus komersialisasi. Di tengah tekanan ekonomi yang kompleks, spiritualitas teologis menjadi penting sebagai kritik terhadap teologi komersialisasi yang mengabaikan kesakralan panggilan gerejawi. Oleh karena itu, gereja perlu kembali pada spiritualitas murni berbasis teologi salib sebagai dasar pemulihan integritas pelayanan pastoral.