Maharani, Alvina Dewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Cross Sectional Study On The Relationship Of Maternal Bonding And Infant Temperament: Recommendations For Enhancing Maternal-Infant Bonding Maulina, Rufidah; Maharani, Alvina Dewi; Nurhidayati, Siti; Wahidah, Nurul Jannatul; Perestroika, Grhasta Dian
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.49-55

Abstract

Background : The temperament of a baby is one of the characteristics of the baby that plays an important role in the quality of the mother's interaction with the baby. The temperament of a baby significantly influences the quality of the mother's interaction with the baby. The close relationship between a mother’s bonding and her baby’s temperament affects the quality of their interactions. Given the impact of maternal bonding on the regulation of early emotions, it is important to understand how maternal bonding relates to infant temperament. This study aims to investigate the relationship between maternal bonding and infant temperament in the working area of Colomadu II Health Center. Methods : This cross-sectional study involved 102 mothers with babies aged 6 to 11 months in the working area of Colomadu II Health Center. Accidental sampling technique was used for participant selection. The instruments used were the Infant Characteristics Questionnaire (ICQ) and the Mother Infant Bonding Scale-Indonesian (MIBS-I). Tatistical analysis was conducted using the Spearman rank correlations test. Results : The study found that 75.5% of the babies had a mild temperament. The average MIBS-I score for mothers was 1.49 (range: 0-9, SD: 2.038). The Spearman rank correlation test indicated a significant relationship between maternal bonding and infant temperament (p=0.001, < 0.05). Conclusion : This study found a significant relationship between maternal bonding and infant temperament in the working area of Colomadu II Health Center. Recommendations for enhancing maternal-infant bonding are provided.
Hubungan Postpartum Depression dengan Mother Infant Bonding dan Faktor Sosiodemografis Maulina, Rufidah; Sugiyani, Sugiyani; Maghfiroh, Zahwa Fitrotul; Ningrum, Dita Cahaya; Maharani, Alvina Dewi
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 7 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i2.12876

Abstract

Depresi postpartum adalah gangguan emosional non-psikotik yang muncul setelah melahirkan, biasanya mencapai puncaknya dalam beberapa minggu pertama hingga tiga bulan pascapersalinan. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan perilaku, kognitif, dan interpersonal yang mengganggu hubungan ibu dan bayi, serta berdampak jangka panjang terhadap ikatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara depresi postpartum dan ikatan ibu–bayi di Puskesmas Colomadu II. Studi potong lintang dilakukan pada 59 ibu yang memiliki bayi berusia kurang dari 12 bulan. Data dikumpulkan menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) versi Indonesia dan Mother to Infant Bonding Scale (MIBS), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman’s rank dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 ibu (16,9%) mengalami depresi postpartum. Ditemukan korelasi positif antara depresi postpartum dan gangguan ikatan ibu–bayi (r = 0,279; p = 0,032), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi skor depresi, semakin lemah ikatan ibu–bayi. Analisis regresi juga menunjukkan bahwa variabel sosiodemografis tidak berhubungan signifikan dengan depresi (p > 0,05). Temuan ini menekankan pentingnya skrining dan penanganan dini depresi postpartum oleh tenaga kesehatan terutama bidan.