p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Triton
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Konsep Smart Floating Farming di Indonesia untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Kumbara Kumbara; Silfia Silfia
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.838

Abstract

Indonesia dihadapkan pada tantangan krisis pangan di masa depan akibat peningkatan populasi, perubahan iklim, dan penurunan kesuburan tanah, dengan potensi solusi inovatif berupa konsep Smart Floating Farm (SFF) yang memanfaatkan teknologi piramid desalinasi dan sistem hidroponik untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan memanfaatkan potensi laut Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor pendukung yang memungkinkan penerapan konsep SFF di Indonesia, menyusun rancangan konsep SFF berdasarkan hasil analisis faktor-faktor pendukung, serta menganalisis kelayakan implementasi berdasarkan strategi analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan rancangan kualitatif melalui analisis deskriptif yang akan dikomparasi untuk dilihat perbandingan kelayakannya. Hasil menunjukkan, penerapan konsep Smart Floating Farm (SFF) di Indonesia didukung oleh dua faktor utama, yaitu pertumbuhan penduduk yang pesat yang menyebabkan peningkatan kebutuhan lahan pemukiman dan permintaan pangan yang terus meningkat. Meskipun harga pangan relatif terjangkau, adaptasi terhadap keberlanjutan masih diperlukan. Rancangan model SFF menggunakan teknologi desalinasi piramid yang dapat mengubah air laut menjadi air tawar, didesain dengan ukuran standar 200 x 70 x 70 meter dan diposisikan 100 meter dari titik pasang tertinggi. Rancangan ini mengintegrasikan budidaya tanaman hidroponik dan peternakan, yang dikendalikan melalui AI dan IoT untuk meningkatkan efisiensi produksi pangan. Kajian teoritis dan analisis SWOT menunjukkan bahwa konsep SFF layak direalisasikan, asalkan didukung oleh sistem manajemen terintegrasi yang mengacu pada pengembangan pertanian presisi.
Dinamika Subsidi dalam Mendorong Pertanian Berkelanjutan: Perspektif dari Tinjauan Literatur Sistematis Mega Amelia Putri; Kumbara Kumbara
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.848

Abstract

Subsidi input pertanian penting untuk pertanian berkelanjutan, mendorong penelitian untuk memahami dampaknya. Penelitian ini, dilakukan dengan metode tinjauan literatur sistematis dari artikel yang diterbitkan pada tahun 2014-2024, mengevaluasi efektivitas kebijakan subsidi dalam keberlanjutan pertanian melalui protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Studi ini mensintesis temuan dari berbagai penelitian, menyoroti pentingnya kebijakan subsidi dalam membentuk dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hasilnya menunjukkan beberapa dimensi signifikan, termasuk subsidi pupuk, asuransi tanaman, dan subsidi yang ditargetkan, yang memengaruhi produktivitas pertanian dan pelestarian lingkungan. Analisis ini mengungkapkan bahwa subsidi pupuk meningkatkan hasil panen, sementara asuransi tanaman yang disubsidi mengurangi risiko finansial bagi petani dan mendorong praktik manajemen risiko yang lebih baik. Subsidi yang ditargetkan mengatasi tantangan lokal dan mengurangi disparitas dalam pembangunan pedesaan. Penelitian masa depan harus fokus pada evaluasi jangka panjang subsidi ini, mengeksplorasi mekanisme kebijakan inovatif, dan menilai dampaknya terhadap sistem pertanian dan komunitas pedesaan. Pemahaman komprehensif ini berkontribusi pada pembuatan kebijakan berbasis bukti untuk pembangunan pertanian berkelanjutan, yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas petani. Wawasan dari studi ini mendukung program subsidi pertanian yang lebih berkelanjutan dan adil, yang menguntungkan petani, komunitas, dan lingkungan, sesuai dengan tujuan keberlanjutan global. Hal ini akan sangat membantu dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.