Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploration of Misconceptions about Virus Material Based on Gender among High School Students in Malang Pitaloka, Karin Anindita Widya; Mahanal, Susriyati; Prabaningtyas, Sitoresmi
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2024): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v9i1.11666

Abstract

High school students must comprehend the notion of viruses since the application of principles found in virus content is tied to everyday conduct. Pupils continue to have misconceptions regarding viruses because they mistakenly believe that they are cells. This study aims to investigate the causes of misconceptions about virus material among Malang high school students by analyzing the misconceptions depending on gender. A four-tier diagnostic multiple-choice test was the tool utilized. The five decision categories on a four-tier diagnostic multiple-choice test are scientific conception, ignorance, false positive, false negative, and misperception. In this study, purposeful random sampling was combined with a survey method. Four hundred and seventy-seven Malang high school students who have studied virus material made up the sample for this study. Using an independent sample T-test, descriptive quantitative data analysis was the method employed. The four-tier diagnostic multiple-choice test was found to be reliable (0.835) and valid (0.411-0.767) in terms of value range. The findings indicated that male and female students had different percentages of misconceptions 56.1% and 43.9%, respectively. Independent sample T-test findings yielded a significant value of 0.017(0.05) suggests that there is a substantial discrepancy in the beliefs held by male and female students.
Harmoni Budaya dan Alam Studi Etnobotani Tumbuhan Ritual pada Tradisi Kirab Tirta Amerta Sari Sulistyowati, Ika; Setiawati, Erika; Safitri, Bella; Cipeta, Hermas Rudiansyah; Muhaimin, Fahrul Ghani; Pitaloka, Karin Anindita Widya; Mahanal, Susriyati
Teknosains Vol 19 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i3.62700

Abstract

Tradisi Kirab Tirta Amerta Sari (KTAS) di Candi Sumberawan memanfaatkan tumbuhan sebagai elemen utama upacara, namun pengetahuan lokal masyarakat kian menurun akibat perubahan sosial dan pariwisata. Penelitian ini mendokumentasikan spesies tumbuhan serta aspek konservasinya, memberi perspektif baru tentang hubungan manusia dan tumbuhan dalam tradisi lokal Singosari. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan pengetahuan lokal masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan ritual dalam tradisi KTAS. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan peneliti, serta informan non-kunci (tambahan) menggunakan teknik snowball sampling berdasarkan rekomendasi dari informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dilakukan triangulasi untuk memastikan kredibilitasnya. Data yang terkumpul kemudian direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 jenis tumbuhan dari 17 famili yang didominasi habitus herba serta banyak dimanfaatkan bagian bunga dan daun dalam keadaan segar. Setiap jenis tumbuhan mempunyai makna filosofis mendalam. Sebagian besar tumbuhan tergolong Least Concern dan sudah ada upaya konservasi dari masyarakat dengan cara budidaya untuk menjaga keberlanjutannya. Temuan ini menegaskan pentingnya dokumentasi pengetahuan lokal masyarakat terkait pemanfaatan tumbuhan ritual dalam tradisi KTAS agar tetap lestari dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.