Rahel, David
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Hasil Keterampilan Gerak Dasar Dalam Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw Siswa SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado Rahel, David; Lengkong, Jan; Mangindaan, Jemmy
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya mengajar latihan ini sangat di perlukan dalam pembelajaran sepak takraw khususnya dalam pembelajaran gerak dasar sepak sila. Karena gerak dasar sepak sila merupakan cara kerja yang penting dalam permainan sepak takraw, sebab poin atau angka dapat diperoleh jika regu bisa melakukan gerak dasar sepak sila dengan baik dan benar. Berdasarkan pengamatan sebagian besar siswa di SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado belum terampil melakukan sepak sila dalam permainan sepak takraw, dan ada juga yang mampu melakukan sepak sila tetapi belum baik dan benar. Gerak dasar sepak sila dalam permainan sepak takraw akan terlaksana secara efektif ketika siswa bersunggu-sungguh dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Sekolah juga memberikan pengaruh yang besar terhadap jalanya suatu proses pembelajaran misalnya mengadakan alat dan fasilitas olahraga yang digunakan dalam mendukung proses pelaksanaan pembelajaraan agar berjalan sesuai dengan harapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pre-test and Post-test Randomized control group design”. Analisis yang digunakan adalah uji t. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung senilai 875. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 5.21 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Latihan Terhadap Hasil Keterampilan Gerak Dasar Dalam Sepak Sila Pada Permainan Sepak Takraw Siswa SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado Rahel, David; Lengkong, Jan; Mangindaan, Jemmy
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya mengajar latihan ini sangat di perlukan dalam pembelajaran sepak takraw khususnya dalam pembelajaran gerak dasar sepak sila. Karena gerak dasar sepak sila merupakan cara kerja yang penting dalam permainan sepak takraw, sebab poin atau angka dapat diperoleh jika regu bisa melakukan gerak dasar sepak sila dengan baik dan benar. Berdasarkan pengamatan sebagian besar siswa di SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado belum terampil melakukan sepak sila dalam permainan sepak takraw, dan ada juga yang mampu melakukan sepak sila tetapi belum baik dan benar. Gerak dasar sepak sila dalam permainan sepak takraw akan terlaksana secara efektif ketika siswa bersunggu-sungguh dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. Sekolah juga memberikan pengaruh yang besar terhadap jalanya suatu proses pembelajaran misalnya mengadakan alat dan fasilitas olahraga yang digunakan dalam mendukung proses pelaksanaan pembelajaraan agar berjalan sesuai dengan harapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pre-test and Post-test Randomized control group design”. Analisis yang digunakan adalah uji t. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh thitung senilai 875. Berdasarkan tabel distribusi t pada 0,05 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 =10 +10 – 2 = 18 maka diperoleh ttabel senilai 2.101. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, yaitu thitung = 5.21 ttabel = 2.101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel (thitung tabel) maka Ho ditolak yang berarti HA diterima.