Indonesia termasuk dalam zona wilayah tropis yang mempunyai banyak tanaman sebagai bahan eksipien tablet yaitu pati talas pratama (Colocasia esculenta (L). Schott var. Pratama). Pada industri farmasi, penggunaan pati alam sangat terbatas dikarenakan pati alam mempunyai sifat alir dan kompresibilitas yang buruk sehingga banyak dilakukan modifikasi untuk mengatasi hal tersebut salah satunya yaitu dengan modifikasi pati alam menggunakan metode pregelatinasi sehingga sifat alir dan kompresibilitas dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu dan kecepatan pengadukan terhadap karakteristik pati talas pratama yang telah dimodifikasi secara pregelatinasi. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen laboratorium menggunakan pati alami sebagai kontrol serta enam perlakuan modifikasi pati pregelatinasi, dimana 3 perlakuan menggunakan suhu 45 °C dengan kecepatan pengadukan 200, 250, dan 300 rpm dan 3 perlakuan menggunakan suhu 65 °C dengan kecepatan 200, 250, dan 300 rpm. Hasil penelitian menunjukkan pati alami dan pati pregelatinasi bertekstur serbuk halus berwarna putih kecoklatan, tidak berasa dan tidak berbau, pH pati alami dan pati pregelatinasi berada pada rentang 4,5-7,0, susut pengeringan semua pati berada pada <15%. Hasil uji laju alir pati alami dan pati pregelatinasi tidak dapat mengalir pada granul flow tester, tetapi sudut istirahat pati alami dan pati pregelatinasi telah memenuhi persyaratan yaitu ≤30°. Kompresibilitas yang tidak memenuhi persyaratan dengan kelembaban air yang tinggi yaitu pati alami, P1 dan P2. Hasil analisis statistik menggunakan One way ANOVA dan Post Hoc menghasilkan hasil pati pregelatinasi yang baik dengan peningkatan suhu dan kecepatan pengadukan, hasil terbaik pada pati pregelatinasi dengan perlakuan 65 °C dan 300 rpm.