Seriati Situmorang, Tetti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS ALEOVERA DAN MADU TERHADAP LAMANYA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA Agussmad, Indra; Seriati Situmorang, Tetti; Sinaga, Kamelia; Harta Wandi Bangun, Indra; Sihombing, Sanni
Miracle Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v4i2.1295

Abstract

Diabetes adalah kondisi Kesehatan yang sangat umum terjadi pada populasi lanjut usia. Menurut data International Diabetes Federation (IDF) prevalensi Diabetes melitus (DM) pada tahun 2021 sebesar 10,5% (537 juta orang dewasa) pada 1 dari 10 orang dengan umur 20-79 tahun hidup dengan diabetes diseluruh dunia. Menurut data International Diabetes Federation (IDF) prevalensi Diabetes melitus (DM) pada tahun 2021 sebesar 10,5% (537 juta orang dewasa) pada 1 dari 10 orang dengan umur 20-79 tahun hidup dengan diabetes diseluruh dunia. Menurut sumber data oleh Riset Kesehatan Dasar [1]. untuk mengobservasi proses lamanya penyembuhan luka diabetes selama perawatan menggunkan aleovera dan madu. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experiment dengan menggunakan rancangan teknik independen sampel t test. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang menderita luka diabetes berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling ditentukan berdasarkan kriteria sampel.Analisa data mengunakan uji Independen t-test, ini menunjukan bahwa dari hasil observasi yang dilakukan selama tujuh hari perawatan luka menggunakan aleovera dan madu dari 20 lansia didapatkan hasil, dari 10 lansia yang dilakukan perawatan luka menggunkan Aleovera menjukan bahwa luka mengalami degenerasi rata-rata dihari ke 3 setelah dilakukan implementasi perhari yaitu mayoritas 6 orang (60%) dengan kondisi luka mengalami degenerasi, sedangkan perawatan luka yang dilakukan dengan Madu menunjukan bahwa dari 10 responden mengalami degenerasi luka di hari ke tiga sebanyak 7 orang (70%). Hasil uji Independen t test menunjukan nilai p = 0,000, dimana 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa Perawatan luka menggunakan aleovera dan madu berpengaruh terhadap penyembuhan luka diabetes. erawatan luka menggunakan madu, luka akan berdegenerasi dihari ke 3 sabanyak 6 orang (60, Perawatan luka menggunakan madu, lukaakan berdegenerasi dihari ke 3 sabanyak 6 orang (60%), Hasil analisa data uji statistik Independen t test didapatkan nilai signifikasi (ρ) sebesar 0,000 <(0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata lama penyembuhan luka antara kelompok madu dan aleovera.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Klinik Utama Siar Mentari Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Mentari, Santi; Ratna Dewi, Eva; Seriati Situmorang, Tetti; Damanik, Nopalina; Geovani Gauri, Wina; Ariyani, Aulia
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v4i1.863

Abstract

Hyperemesis Gravidarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda bila terjadi terus menerus dapat terjadi dehidrasi dan tidak imbangnya elektrolit dengan alkalosis hypokliremik. Faktor psikologis merupakan faktor utama disamping pengaruh hormonal. Yang jelas wanita sebelum kehamilan sudah menderita spatik dengan gejala tidak suka makan dan mual, akan mengalami hiperemesis gravidarum yang lebih berat (Marmi:2016 ). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian hiperemesis gravidarum yang terjadi pada ibu hamil di klinik Utama Siar Mentari Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Dengan metodelogi Analitik Korelasi dengan pendekatan cross sectional study, metode pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data penelitian ini diperoleh dari data primer menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ibu hamil yang mengalami stress pada masa kehamilan yakni sebanyak 17 responden (42.50%) sedangkan responden yang mengalami stress yakni sebanyak 23 responden (57.50%). Hasil analisis bivariat antara hubungan stres dengan hiperemesis gravidarum adalah p = 0.008 (P>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hiperemsis Gravidarum di Klinik Utama Siar Mentari Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Tahun 2023 dengan hasil nilai p = 0.008. Dengan demikian nilai p < α 5 %, 0.008 < 0.05.