Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas LKPD Asam Basa Berbasis PBL Terintegrasi Etnosains terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Fase F SMA/MA Amalia, Fifi; Andromeda, Andromeda
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7398

Abstract

Hasil wawancara guru kimia dan observasi yang dilakukan di SMAN 1 Pancung Soal didapatkan data dari pengisian angket 63,4% peserta didik kesulitan untuk dapat memahami konsep abstrak tentang materi asam basa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat efektivitas LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dalam bentuk nonequivalent control group design. Populasi terdiri dari semua peserta didik Fase F SMAN 1 Pancung Soal tahun ajar 2023/2024 dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes dalam bentuk pilihan ganda yang memiliki validitas, daya pembeda, reliabilitas dan indeks kesukaran dengan kriteria soal baik. Tingkat efektivitas LKPD berbasis PBL diketahui melalui uji n-gain. Hasil analisis nilai n-gain sebesar 0,78 menyatakan bahwa LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains efektif terhadap hasil belajar dengan kriteria tinggi sehingga LKPD ini efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains tidak hanya menekankan pada pembelajaran teori kimia, tetapi juga menghubungkannya dengan nilai-nilai budaya setempat sehingga membuat pembelajaran menjadi kontekstual dan bermakna. Hal ini dikarenakan kearifan lokal yang dimuat dalam LKPD bermanfaat untuk menekankan penerapan konsep serta penemuan ilmiah terkait kebudayaan setempat pembelajaran, sehingga integrasi etnosains dan pengetahuan kebudayaan lokal dalam LKPD berbasis PBL berperan penting dalam meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik.
Diskursus Spiritualitas dalam Serat Kalatidha Karya Raden Ngabehi Ranggawarsita: Analisis Wacana Kritik Norman Fairclough Amalia, Fifi; Aris Aryanto; Aisyah Ilham Nurbasith
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v7i2.6963

Abstract

This study explores the discourse of spirituality in Serat Kalatidha by Raden Ngabehi Ranggawarsita through the lens of Norman Fairclough’s critical discourse analysis. The analysis focuses on the pupuh sinom, which reflects the poet’s spiritual response to moral decay in the zaman edan (age of madness). Using a descriptive qualitative method and literature study technique, the research reveals that Ranggawarsita responds to a corrupted social condition by choosing a spiritual path—distancing himself from worldliness and surrendering fully to God. The spiritual values constructed in the text encompass budidaya (inner and outer effort), eling (self-awareness), waspada (moral vigilance), and ndedonga (devotion through prayer). These four pillars serve as spiritual guidance—an “antidote” for navigating an era filled with uncertainty. Through the discourse analysis framework, Serat Kalatidha is revealed as a depiction of Ranggawarsita’s spiritual journey, born from his inner anxiety over a chaotic and unjust world.