Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN SABUN CUCI PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA Nurfajriah; Sari, Santika; Anggraini, Silvia; Zidane, Mohammad; Fitriani, Alyssa; Ad’hania, Faizha; Farhan Inarta, Muhammad
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i1.5676

Abstract

Used cooking oil is a serious problem for the environment. It is expected that its management can be regulated properly. People in Kampung Pulo do not know well about cooking oil management. The repeated use of cooking oil is in fact bad for health. Through this program, it is hoped that the community can find out how to process used cooking oil into soap economically. The method of implementing the activity begins with the problem discussion stage, socialization of the dangers of used cooking oil, soap making training, and activity evaluation. The results of the activity obtained that the community can know insights related to the dangers of used cooking oil well and its processing into laundry soap that can be used in household activities. It is hoped that the implementation of the program can be sustainable and even generate income for the community through soap products that have selling value
Pengendalian Material Loss Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada Proses Produksi Di Departement BCOIL PT Panasonic Yunesman, Yunesman; Larisang, Larisang; Zidane, Mohammad; Jarti, Nanda
Jurnal Liga Ilmu Serantau Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Agustus - Jurnal Liga Ilmu Serantau (JLIS)
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jlis.v1i2.855

Abstract

Penelitian ini membahas tentang material loss pada proses pembuatan strip terminal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab material loss dan mengurangi material loss. Objek penelitian ini dilakuan pada perusahaan multi nasional PT Panasonic Indonesia khususnyadepatment bcoil , fokus penelitian pada proses pembuatan strip terminal yang akan dipakai dalam proses pengalengan produk . Penelitian ini dianalisis menggunakan metode Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC). Metode Six Sigma merupakan tahapan peningkatan kualitas untuk mencapai 3,4 kecacatan per satu juta kesempatan. Hasil penelitian ini yaitu 4 penyebab terjadinya losses material yaitu Defect Strip Terminal, Defect Coil, Defect Terminal dan Scraps (Material Sisa). Penurunan nilai kecacatan produk pada proses pembuatan strip terminal terjadi secara cukup signifikan, yaitu dari 2568,79 DPMO menjadi 2257,04 DPMO yang berarti turun sebesar 311,75 DPMO. Jika dilihat dari kapabilitas Six-Sigma, maka penerapan metode DMAIC dapat meningkatkan level Sigma dari 4,31 menjadi 4,36 yang berarti terjadi peningkatan level Sigma sebesar 0,05.Metode six-sigma sangat cocok digunakan dalam menganalisa Pengendalian Material Loss Pada Proses Produksi pada depatment becoil yang ibsa digunakan pada analisa proses produksi perusahaan elektronik lain .
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS STEM Sitorus, Henry Binsar Hamonangan; Sari, Santika; Zidane, Mohammad; Ramdani, Farhan; Nabila, Aliyah; Regita, Chelsea
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34733

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama pendidikan dasar adalah rendahnya minat belajar siswa serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui penerapan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya integrasi sains, teknologi, teknik, dan matematika dalam pemecahan masalah nyata. Beberapa guru juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner berupa pertanyaan teknis seputar materi, serta observasi kualitatif terhadap guru selama kegiatan. Hasil evaluasi ditunjukkan melalui penilaian post-test sebesar 73 poin, meningkat 1,39% dibanding penilaian pre-test yang mencerminkan keberhasilan program dalam memperkuat kompetensi guru. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong inovasi pembelajaran yang berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan dasar.Abstract: The main problems in basic education are low student interest in learning and teachers' limitations in applying innovative learning methods. This Community Service Program aims to improve teacher competence through the application of STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) based learning. The activities were carried out in three stages, namely socialization, demonstration, and evaluation. The results of the activities show that teachers gained a new understanding of the importance of integrating science, technology, engineering, and mathematics in solving real-world problems. Several teachers also showed an improvement in their skills in designing contextual and interactive learning. The evaluation was conducted using a questionnaire consisting of technical questions about the material, as well as qualitative observations of teachers during the activities. The evaluation results were reflected in a post-test score of 73 points, an increase of 1.39% compared to the pre-test score, which reflects the program's success in strengthening teachers' competencies. This program is expected to be the first step in encouraging learning innovations that have the potential to improve the quality of basic education.