Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI ZONA POTENSI LIKUIFAKSI DI KOTA BANDAR LAMPUNG BERDASARKAN ANALISIS DATA SPASIAL Mahli, Razki Alfatah Khairu; Dewi, Syeikha Puspita; Manullang, Paulina Beny Claudia; Utama, Hari Wiki; Mulyasari, Rahmi
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i3.429

Abstract

Likuifaksi terjadi ketika tanah yang jenuh air kehilangan kekuatannya akibat pergerakan tanah yang disebabkan oleh gempabumi. Keberadaan sesar-sesar aktif di daerah penelitian meningkatkan risiko aktivitas gempabumi yang dapat memicu likuifaksi. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan identifikasi potensi likuifaksi di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data hidrogeologi, data geologi, dan data Vs30 dengan menggunakan metode fuzzy overlay untuk mendapatkan peta zonasi kerentanan likuifaksi.  Litologi daerah penelitian terdiri dari batuan dasar hingga endapan aluvial dan sedimen lainnya yang bersifat nonkohesif. Terdapat tiga jenis tingkatan akuifer, yaitu akuifer sangat rendah, akuifer rendah, dan akuifer tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah pesisir penelitian  yang memiliki banyak endapan aluvial pantai (Qa) dan nilai Vs30 terendah (225-401 m/s), memiliki potensi likuifaksi tertinggi. Potensi ini didukung oleh muka air tanah yang dangkal, intrusi air laut, serta adanya sesar aktif. Berdasarkan analisis peta zonasi kerentanan likuifaksi pada wilayah pesisir penelitian menunjukkan potensi likuifaksi sedang-tinggi.
Studi Interdisipliner Risiko Bencana Erupsi Gunung Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis) Menggunakan Metode Overlay Pada Daerah Sekitar Kawasan Gunung Marapi Mahli, Razki Alfatah Khairu; Maharani, Malikha; Erfani, Sandri
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i1.86

Abstract

Bencana geologi seperti erupsi gunung berapi masih belum dapat diprediksi, menjadikan wilayah sekitar gunung berapi rawan akan ancaman tersebut. Gunung Marapi, salah satu gunung api aktif di provinsi Sumatera Barat Indonesia. Gunung Marapi menjadi ancaman serius bagi dua kabupaten terdekat, yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Berdasarkan data BPS tahun 2022 mencatat sebanyak 505.181 penduduk yang tinggal di sekitar wilayah tersebut. Aktivitas vulkanik Gunung Marapi pada 3 Desember 2023 menghasilkan tinggi kolom abu sekitar 5.891 meter dari permukaan laut atau sekitar 3.000 meter di atas puncak gunung. Penelitian ini menggunakan metode citra satelit dan referensi lainnya untuk memetakan kawasan yang memiliki potensi dan dampak terhadap bahaya erupsi Gunung Marapi. Risiko jika terjadi erupsi yang lebih besar akan menghasilkan potensi korban jiwa di masa depan. Oleh karena itu, pentingnya pemahaman yang mendalam untuk menanggulangi risiko erupsi dalam upaya mitigasi dan perlindungan terhadap masyarakat di sekitar Gunung Marapi
IMPLEMENTASI EDUKASI MITIGASI TSUNAMI, PEMETAAN ASET, DAN PELATIHAN WEBSITE UNTUK PENGEMBANGAN GEOWISATA TANGGUH BENCANA DI DESA BANDING, LAMPUNG SELATAN Bagus Sapto Mulyatno; Mulyasari, Rahmi; Wahono, Endro Prasetyo; Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Muhammad Saipuddin; Fahlefi, Muhammad Reza; Sianturi, Rizky J.; Mahmudah, Siti; Hafizah, Hafizah; Mahli, Razki Alfatah Khairu; Pratama, Maulana Ramadhan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v10i1.642

Abstract

Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan geowisata, baik berupa pantai maupun wisata edukatif berbasis alam. Namun, letaknya yang berada di pesisir Selat Sunda menjadikan desa ini rentan terhadap bencana, khususnya tsunami, seperti yang terjadi pada tahun 2018. Berdasarkan kondisi tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi tsunami dan kesehatan, serta membekali aparatur desa dalam pengelolaan promosi digital. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan dan pengelolaan website, pemetaan aset geowisata, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan upaya keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait mitigasi bencana, identifikasi potensi wisata seperti Pantai Banding, wisata edukatif Madu Baja, mata air, dan produk lokal sumpia pisang, serta pemanfaatan peta geowisata melalui website desa. Pemasangan papan informasi jalur evakuasi, taman edukasi wisata madu, peta geowisata, dan penyediaan wadah penampungan air mendukung kenyamanan pengunjung. Evaluasi melalui pretest dan post-test memperlihatkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola teknologi dan informasi geowisata secara mandiri. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil memperkuat Desa Banding sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal yang aman, berkelanjutan, dan tangguh terhadap bencana.