Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGIDENGAN STATUS KESEHATAN GIGI PADA PASIEN DI POLI GIGI RSUD KOTA TANJUNGBALAITAHUN 2021 Dady Hidayah Damanik
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 5 | Edisi 1 | April 2024
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v5i1.155

Abstract

Status kesehatan gigi adalah tingkat atau derajat kesehatan gigi. Penyakitgigi merupakan penyakit masyarakat yang dapat menyerang semua golonganumur. Apabila tidak dirawat/diobati dapat menjadi semakin parah karena adanyasifat progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkatPengetahuan Kesehatan Gigi dengan Status Kesehatan Gigi pada Pasien PoliGigi RSUD Kota Tanjungbalai tahun 2021.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner. Sampelyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan pasienadalah cukup yaitu 19 orang (54,3%). Mayoritas status kesehatan gigi pasienadalah baik yaitu 21 orang (60%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkatpengetahuan kesehatan gigi dengan status kesehatan gigi di RSUD KotaTanjungbalai tahun 2021, hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p=0,002 (p<0.05).Kepada Tenaga Promosi Kesehatan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkanagar terus melakukan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan gigi sehinggameningkatkan pengetahuan Masyarakat. Kepada Masyarakat di sekitarLingkungan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkanagar menjaga kesehatan gigimelalui sikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride sehinggadapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan gigi.Kata Kunci : Status Kesehatan Gigi, Pengetahuan, Kesehatan Gigi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DENGAN STATUS KESEHATAN GIGI PADA PASIEN DI POLI GIGI RSUD KOTA TANJUNGBALAI TAHUN 2022 Dady Hidayah Damanik
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 3 | Desember 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i3.127

Abstract

Status kesehatan gigi adalah tingkat atau derajat kesehatan gigi. Penyakit gigi merupakan penyakit masyarakat yang dapat menyerang semua golongan umur. Apabila tidak dirawat/diobati dapat menjadi semakin parah karena adanya sifat progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dengan Status Kesehatan Gigi pada Pasien Poli Gigi RSUD Kota Tanjungbalai tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan pasien adalah cukup yaitu 19 orang (54,3%). Mayoritas status kesehatan gigi pasien adalah baik yaitu 21 orang (60%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dengan status kesehatan gigi di RSUD Kota Tanjungbalai tahun 2022, hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p=0,002 (p<0.05). Kepada Tenaga Promosi Kesehatan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkan agar terus melakukan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan gigi sehingga meningkatkan pengetahuan Masyarakat. Kepada Masyarakat di sekitar Lingkungan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkan agar menjaga kesehatan gigi melalui sikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan gigi. Kata Kunci : Status Kesehatan Gigi, Pengetahuan, Kesehatan Gigi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGIDENGAN STATUS KESEHATAN GIGI PADA PASIEN DI POLI GIGI RSUD KOTA TANJUNGBALAITAHUN 2021 Dady Hidayah Damanik
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 5 | Edisi 1 | April 2024
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v5i1.155

Abstract

Status kesehatan gigi adalah tingkat atau derajat kesehatan gigi. Penyakitgigi merupakan penyakit masyarakat yang dapat menyerang semua golonganumur. Apabila tidak dirawat/diobati dapat menjadi semakin parah karena adanyasifat progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkatPengetahuan Kesehatan Gigi dengan Status Kesehatan Gigi pada Pasien PoliGigi RSUD Kota Tanjungbalai tahun 2021.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner. Sampelyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan pasienadalah cukup yaitu 19 orang (54,3%). Mayoritas status kesehatan gigi pasienadalah baik yaitu 21 orang (60%). Ada hubungan yang signifikan antara tingkatpengetahuan kesehatan gigi dengan status kesehatan gigi di RSUD KotaTanjungbalai tahun 2021, hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p=0,002 (p<0.05).Kepada Tenaga Promosi Kesehatan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkanagar terus melakukan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan gigi sehinggameningkatkan pengetahuan Masyarakat. Kepada Masyarakat di sekitarLingkungan RSUD Kota Tanjungbalai diharapkanagar menjaga kesehatan gigimelalui sikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung flouride sehinggadapat mengurangi risiko terjadinya masalah kesehatan gigi.Kata Kunci : Status Kesehatan Gigi, Pengetahuan, Kesehatan Gigi
PENGARUH RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF KAKI TERHADAP RISIKO TERJADINYA ULKUS KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS RAMBUNG BINJAI Sri Dewi Br. Siregar; Dady Hidayah Damanik; Suherni; Lilis Pujiati
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v20i1.2317

Abstract

Active ROM foot exercises aim to improve blood circulation of the lower limbs, ankles, soles of the feet and fingers. Giving active ROM therapy can improve blood circulation in the feet and toes so that there is no tingling and numbness that causes diabetic foot ulcers. The purpose of this study was to prove the effect of active ROM of the foot on the risk of diabetic foot ulcers. This type of research uses quantitative research methods. With pretest-posttest control group design. The population was 117 people. The purposive sampling technique consists of 36 respondents and is divided into 2 groups, namely 18 control groups and 18 treatment groups, which have met the inclusion criteria.  The results of the study in the treatment group showed that there was an effect before and after being given active ROM of the feet. 
PENERAPAN TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PASIEN KEDARURATAN DI RUANG GAWAT DARURAT Lilis Pujiati; Sri Dewi Br Siregar; Era Zana Nisa; Dady Hidayah Damanik
Indonesian Trust Health Journal Vol 8 No 2 (2025): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v8i2.421

Abstract

The condition of patient admission to the Emergency Room due to urgent medical conditions often triggers feelings of anxiety in patients. Anxiety can increase stress and have a negative impact on patients' physical and emotional conditions. One approach that can be used to reduce anxiety in emergency patients is the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). The purpose of this study was to determine the effect of implementing SEFT therapy on reducing anxiety in emergency patients. This research used a pre-experimental design with one group pretest–posttest. The study was conducted at Sundari General Hospital Medan with a population of 250 emergency patients. Using the G*Power application, a sample of 30 respondents was selected. Data analysis was carried out using the Paired Sample T-Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that before SEFT therapy, most emergency patients experienced severe anxiety (56.7%) with a mean score of 29.93 ± 6.938. After therapy, most patients experienced mild anxiety (43.3%) with a mean score of 17.67 ± 5.365. Statistical tests showed a significant effect of SEFT therapy on reducing anxiety levels, with a p-value of 0.000 (< 0.05) and t-count 25.217 greater than t-table 1.699. Conclusion: SEFT therapy effectively reduces anxiety levels in emergency patients. Nurses are encouraged to integrate SEFT therapy into holistic care approaches for emergency patients. Abstrak Keadaan masuknya pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat kondisi medis yang mendesak sering menimbulkan kecemasan pada pasien. Kecemasan dapat meningkatkan stres dan berdampak negatif terhadap kondisi fisik maupun emosional pasien. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan pasien kedaruratan adalah terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan terapi SEFT terhadap penurunan kecemasan pasien kedaruratan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model one group pretest–posttest. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Sundari Medan dengan populasi 250 pasien kedaruratan. Dengan aplikasi G*Power, diperoleh sampel sebanyak 30 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum terapi SEFT, sebagian besar pasien mengalami kecemasan berat (56,7%) dengan rata-rata skor 29,93 ± 6,938. Setelah terapi, sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan (43,3%) dengan rata-rata skor 17,67 ± 5,365. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi SEFT terhadap penurunan kecemasan dengan p-value 0,000 (< 0,05) dan t-hitung 25,217 lebih besar dari t-tabel 1,699. Kesimpulannya Terapi SEFT efektif dalam menurunkan kecemasan pasien kedaruratan. Disarankan kepada perawat untuk mengintegrasikan terapi SEFT sebagai bagian dari pendekatan holistik dalam pelayanan keperawatan pasien gawat darurat.