Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Epistemological Analysis of Differentiated Learning in Indonesian Subjects in The Independent Curriculum Himmawati, Aulia
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 3 No. 1 (2024): Locality of Language, Literary, and Culture in Global Development
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Differentiated learning in an independent curriculum frees teachers to present learning according to the needs and potential of each student. However, differentiated learning in the independent curriculum is mostly analyzed from the point of view of pedagogy, while in this article will be discussed through epistemological analysis by describing how students acquire knowledge through a differentiated approach to Indonesian lessons in the independent curriculum. The type of research used is descriptive qualitative data collection techniques using literature studies or library research. The research data obtained from the journal sinta 6 to 2 amounted to 15 articles on the epistemology of differentiated learning in Indonesian subjects. This research instrument is the researcher himself (human instrument). Analytical techniques using epistemological analysis. The results obtained that differentiated learning helps students find, acquire, and understand knowledge in accordance with the character of students. The diversity of student character can be met at least by differentiating content, processes, products and learning environments so that differences in interests, learning readiness and learning profiles are met. Meanwhile, differentiation in Indonesian lessons seen from the content can be differences in reading themes, learning resources, and reading complexity. Differentiation in the process can be seen through the activities of students. Differentiation in products is seen from learning outcomes. Viewed from the learning environment, includes time and learning environment.
Permainan Tradisional sebagai Praktik Pendidikan dan Kebudayaan dalam Proses Sosialisasi Anak di Masyarakat Pedesaan Himmawati, Aulia; Ningsih, Tutuk
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8480

Abstract

Permainan tradisional merupakan praktik budaya yang dekat dengan anak-anak di masyarakat pedesaan. Permainan tradisional tidak hanya sebagai hiburan namun juga memiliki nilai budaya seperti nilai gotong royong, kerjasama, disiplin, kebersamaan, sportivitas, toleransi, empati, dan nilai pendidikan dilihat dari aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran permainan tradisional sebagai nilai budaya dan pendidikan sebagai praktik sosialisasi anak di masyarakat pedesaan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik dokumentasi dan dianalisis melalui reduksi, data display, dan triangulais data. Hasil temuan menunjukkan jika permainan tradisional dapat menjadi ruang belajar sosialisasi anak dengan perasaan gembira dan tanpa menggurui. Anak-anak melakukan interaksi sosial, komunikasi, internalisasi nilai budaya dan pendidikan. Meskipun tantangan modernisasi dan teknologi hadir sehingga dibutuhkan upaya revitalisasi dari stake holder pendidikan, pemerintah, dan masyarakat agar permainan tradisional tetap dapat berkontribusi terhadap kemampuan sosial anak dan nilai budaya toleransi, gotong royong, disiplin, empati, jujur, dan menghargai tetap dapat diwariskan sebagai karakter bangsa Indonesia.