Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMKM SUB SEKTOR KULINER BERBASIS MANAJEMEN KEUANGAN BERKELANJUTAN PADA ASPEK AKUNTANSI, DESAIN KEMASAN, INFRASTRUKTUR PASAR DAN SUMBER DAYA MANUSIA Yanto, Edi; Syahputra, Rendy Aziz; Muzakkir, Abd.
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1488

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sub sektor kuliner melalui pendekatan manajemen keuangan berkelanjutan yang terintegrasi dalam empat aspek utama, yaitu akuntansi, desain produk, infrastruktur pasar, dan sumber daya manusia (SDM). Hal ini sebagai upaya menerapkan ekosistem keuangan berkelanjutan secara menyeluruh yang dapat menjamin terpenuhinya aspek Environment Sosial dan Governance (ESG). Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli dan melibatkan 24 peserta dari kalangan UMKM kuliner. Metode yang digunakan mencakup pelatihan intensif, pendampingan langsung, dan evaluasi berbasis indikator ketercapaian kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pada aspek akuntansi, peserta mampu melakukan pencatatan keuangan secara efisien dengan menggunakan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang terintegrasi dengan layanan BI. Pada aspek desain produk, peserta mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dalam kemasan dan variasi produk. Dari sisi infrastruktur pasar, peserta memanfaatkan teknologi digital melalui pembuatan website promosi yang terintegrasi dengan Gekrafs dan akun media sosial (Instagram dan Facebook), yang kini dimiliki oleh seluruh peserta. Pada aspek SDM, terjadi peningkatan pemahaman mengenai legalitas usaha dimana 19 peserta telah memperoleh dokumen legalitas SPPL, dan 5 peserta lainnya telah mengakses layanan pengurusan izin melalui Dinas terkait. Hasil penilaian tingkat pemahaman dan pengetahuan peserta melalui pretest dan posttest menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan yakni meningkat dari 43,33% menjadi 85,93%. Kegiatan ini secara menyeluruh menunjukkan peningkatan kapasitas dan kemandirian dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan. Aktivitas pemberdayaan berdampak positif bagi ekosistem keuangan berkelanjutan, memberikan keuntungan baik secara operasional maupun penghasilan dan menjamin keberlangsungan geneasi saat ini dan yang akan datang.
Analysis of Islamic Business Models Based on Spiritual Capital: A Study on MSMEs in Supporting the Green Economy in Tolitoli Regency Muzakkir, Abd.; M. Morad, Ayuwandira; Efendi, Irfan
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1/3616

Abstract

This study aims to analyze the application of Islamic business models based on spiritual capital to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tolitoli Regency, as well as its contribution to green economy practices in the region. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation of 52 MSMEs that already have Environmental Management Statement Letters (SPPL) documents. The results of the study show that the majority of MSME actors consciously apply Islamic business principles in their operational activities. Values such as honesty, halal, maximum service, and spirituality in the form of prayer and the belief that work is worship are the main drivers in business decision-making. In addition to reflecting alignment on the aspects of work ethics and welfare, the Islamic business model is also integrated with environmental sustainability practices. This can be seen from the commitment of business actors to waste management, sustainable use of local raw materials, and compliance with environmental regulations through SPPL ownership. The involvement of local governments through training, legality facilitation, and empowerment support has also strengthened the adoption of this business model. This study concludes that Islamic business models based on spiritual capital not only form the foundation of ethics and spirituality in the management of MSMEs, but also play a strategic role in supporting the transformation towards an inclusive and sustainable green economy in affirmative areas such as Tolitoli