ritonga, putri hairani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENYERAPAN LOGAM Cu (II) MENGGUNAKAN BIOSORBEN DAUN AKASIA MANGIUM (ACACIA MANGIUM WILD) TERIMMOBILISASI POLIMER DAN SILIKA GEL Hasfita, Fikri; Wusnah, Wusnah; Maulinda, Leni; Ritonga, Putri Hairani; Fibarzi, Wiza Ulfa; Haryanto, Heri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i6.19900

Abstract

Limbah daun Akasia Mangium (Acacia Mangium Wild) telah digunakan untuk menghasilkan biosorben melalui proses  yang ramah lingkungan. Untuk menjaga ketahanan biosorben terhadap degradsi lingkungan dan mikroorganisme maka biosorbrn diberi perlakukan dengan cara diimmobilisasi  dengan polimer terkondensasi dan silika gel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas limbah daun akasia (Acacia Mangium Wild)terimmobilisasi polimer dan silika gel. Percobaan dilakukan dua tahap yaitu persiapan dan perlakuan terhadap biosorben dan uji aktifitas biosorben terhadap logam berat Cu (II). Proses biosorpsi  dianalisis berdasarkan  tiga jenis biosorben yang terdiri dari biosorben tanpa perlakuan (BTP), Biosorben terpolimerisasi  kondensasi (BTPK) dan biosorben terimobilisasi silika gel (BTSG). Kajian  hasil penelitian terdiri dari analisis karakteristik fisik dan kimia biosorben serta uji aktifitas biosorben terhadap logam berat Cu (II) dengan menganalisis pengaruh jumlah biosorben dan konsentrasi limbah terhadap konsentrasi akhir setelah penyerapan, efisiensi penyerapan dan kapasitas penyerapan. Penentuan konsentrasi logam terhadap proses adsorpsi digunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). dengan kapasitas penyerapan sebesar 2,165 mg/g pada biosorben terimmobilisasi silika gel. Dengan konsentrasi limbah 200 mg/gr. berat biosorben 4 gram ukuran 100 mesh, Efisensi penyerapan 64%. Hasil karakteristik diperoleh karakteristik fisik kimia biosorben limbah daun akasia memenuhi standar SNI dan Standar SII.
EFEKTIFITAS KULIT BUAH AREN (Arenga Pinnata) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM BERAT (Pb2+) DALAM LIMBAH ARTIFISIAL ritonga, putri hairani; -, Fikri Hasfita; -, Ishak -; -, Syamsul Bahri; -, Novi Sylvia
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.20587

Abstract

Logam berat, seperti Pb²º, merupakan unsur kimia dengan massa jenis >5 g/cm³ yang bersifat racun bagi manusia. Limbah Pb²º yang dihasilkan industri berpotensi mencemari perairan. Salah satu metode untuk mengurangi kandungan logam berat hingga batas aman adalah biosorpsi, yang efektif, murah, dan cocok untuk konsentrasi kecil. Kulit buah aren (Arenga pinnata) digunakan sebagai biosorben karena mengandung gugus fungsi karboksil, amida, dan hidroksil, serta komponen kimia seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang mampu menyerap ion logam berat. Yaitu tahap persiapan serta perlakuan biosorben dan uji aktifitas terhadap logam Pb²º. Proses berlangsung menggunakan biosrben non-aktivasi dan biosorben teraktivasi NaOH 0,04 M. Analisa meliputi uji karakteristik fisik dan kimia biosorben serta analisis pengaruh jumlah biosorben dan konsentrasi limbah terhadap efisiensi dan kapasitas penyerapan. Biosorpsi logam Pb2+ dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan kapasitas penyerapan terendah (0,1907 mg/g) dicatat pada biosorben non-aktivasi dengan konsentrasi 20 ppm dan massa 10 gram, sedangkan efisiensi tertinggi (97,36%) dicapai pada konsentrasi 60 ppm. Untuk biosorben teraktivasi, efisiensi mencapai 98,58% pada konsentrasi 20 ppm. Hasil uji karakteristik menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) menunjukkan kandungan mineral CaO sebesar 79,2% setelah aktivasi. Uji Proksimate diperoleh kadar air 3,34%, kadar abu 6,265%, kadar volatile matter 13,905%, dan fixed carbon 76,49% kondisi ini menunjukkan biosorben limbah kulit buah aren memenuhi standar SNI sebagai media penyerap.