Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RESORT GOBA MOLINOW DANAU TONDOK KECAMATAN MODAYAG BOLAANG MONGONDOW TIMUR Otta, Rafael Natanael; Harimu, Threesje A. N.; Terok, Ferdinan S. R. P.; Lasut, Rulyanto G.M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi wisata Sulawesi Utara, fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan DesaPurworejo. Destinasi utama adalah Danau Tondok Goba Molunow, yang menawarkan keindahan alam pegunungan, udara sejuk, dan peningkatan fasilitas pariwisata melalui kerjasama pemerintah dan swasta. Waktu tempuh yang relatif singkat dari kota-kota terdekat, seperti Manado dan Kotamobagu, serta pertumbuhan jumlah pengunjung menciptakan kebutuhan untuk akomodasi. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan pembangunan resort dengan pendekatan arsitektur tropis untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamananpengunjung, yang diharapkan dapat memajukan potensi pariwisata di daerah tersebut.
RESORT GOBA MOLINOW DANAU TONDOK KECAMATAN MODAYAG BOLAANG MONGONDOW TIMUR Otta, Rafael Natanael; Harimu, Threesje A. N.; Terok, Ferdinan S. R. P.; Lasut, Rulyanto G.M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi wisata Sulawesi Utara, fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan DesaPurworejo. Destinasi utama adalah Danau Tondok Goba Molunow, yang menawarkan keindahan alam pegunungan, udara sejuk, dan peningkatan fasilitas pariwisata melalui kerjasama pemerintah dan swasta. Waktu tempuh yang relatif singkat dari kota-kota terdekat, seperti Manado dan Kotamobagu, serta pertumbuhan jumlah pengunjung menciptakan kebutuhan untuk akomodasi. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan pembangunan resort dengan pendekatan arsitektur tropis untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamananpengunjung, yang diharapkan dapat memajukan potensi pariwisata di daerah tersebut.
PERANCANGAN HOTEL RESORT DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU DI LIKUPANG Moray, Ridel; Terok, Ferdinan S. R. P.; Warouw, Felly Ferol
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/k3smfc90

Abstract

Dalam konteks mendukung agenda pembangunan daerah oleh pemerintah, pengembangan hotel resort menjadi bagian yang tak terpisahkan. hotel resort juga diharapkan mampu menjadi wadah promosi dalam strategi pemasaran pariwisata Indonesia Penerapan konsep arsitektur hijau dalam perancangan hotel resort bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya alam secara optimal tanpa merusak ekosistem. Strategi ini tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran ekologis melalui pengalaman langsung. Baik tamu, karyawan, maupun masyarakat lokal didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup bersama.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI MAHEMBANG DI KECAMATAN KAKAS Sumarauw, Julio; Mailangkay, Sonny D.J.; Terok, Ferdinan S. R. P.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7qejhe63

Abstract

Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan nasional yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pelestarian budaya dan pemerataan kesejahteraan Sulawesi Utara dengan kekayaan lanskap pesisirnya memiliki potensi besar dalam pengembangan destinasi wisata salah satunya Pantai Mahembang di Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Namun kawasan ini menghadapi berbagai permasalahan seperti minimnya sarana dan prasarana penunjang belum terpenuhinya komponen utama destinasi wisata kurangnya pengelolaan ruang berbasis potensi lokal serta keterbatasan rancangan kawasan terpadu Penelitian ini bertujuan merancang kawasan wisata pantai yang fungsional estetis dan berkelanjutan dengan pendekatan perancangan arsitektur kontekstual yang selaras dengan lingkungan serta budaya lokal Metode yang digunakan meliputi studi literatur observasi tapak analisis SWOT serta pendekatan perancangan kawasan berbasis prinsip prinsip ekowisata Dalam rancangan ini diterapkan konsep arsitektur neo vernakular yang mengedepankan adaptasi elemen lokal baik bentuk material maupun pola ruang ke dalam wujud arsitektur modern yang ramah lingkungan dan kontekstual Hasil perancangan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata unggulan tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan ruang Dengan demikian perancangan kawasan wisata Pantai Mahembang menjadi model pengembangan destinasi wisata pesisir berbasis budaya dan keberlanjutan.