Latar Belakang: Ketidaktahuan masyarakat, termasuk remaja, dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan sering kali menyebabkan cedera ringan menjadi fatal atau bahkan berujung pada kematian sebelum bantuan medis tiba. Fenomena ini juga ditemukan pada siswa di SMAN 10 Batam, di mana sebagian besar siswa belum pernah mendapatkan pelatihan pertolongan pertama formal dan memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai first aid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pelatihan yang dikombinasikan dengan media permainan kartu kwartet terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Metode: Menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 25 responden siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil: Sebelum diberikan intervensi, skor pengetahuan siswa berada pada nilai median 9,00 dengan kategori pengetahuan yang mayoritas kurang. Setelah diberikan pelatihan dan intervensi media kartu kwartet, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai median pengetahuan menjadi 13,00. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai p-value < 0,001 (p < 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh nyata dari pelatihan dan penggunaan media kartu kwartet terhadap peningkatan pemahaman siswa. Diskusi: penggunaan media edukatif yang interaktif dan menyenangkan seperti kartu kwartet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan first aid pada siswa. Disarankan agar metode pembelajaran inovatif ini dapat diterapkan secara rutin di lingkungan sekolah untuk membangun kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi situasi darurat medis.