Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penatalaksanaan Fisioterapi Breathing Exercise dan Chest Mobilization pada Kondisi Pneumothoraks dengan Water Sealed Drainage di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata Wa Ode Rantika; Rosarie Angelika; Dela Fahira Fuadi; Putri Karina; Yulsefni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2172

Abstract

Pneumothoraks adalah kondisi terdapatnya udara dalam cavum pleura, yang kemudian menimbulkan penekanan terhadap paru-paru sehingga paru-paru tidak dapat mengembang dengan maksimal. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi dengan pemberian breathing exercise dan chest mobilisasi pada Kondisi Pneumothorax Dengan Water Sealed Drainage di Rumah Sakit Hermina Grandwisata. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan selama 3 minggu dengan pemberian intervensi sebanyak 10x. Sample terdiri dari satu orang dengan kondisi pneumothorax. Evaluasi menggunakan borg scale untuk sesak napas, inspeksi untuk abnormal pola napas dan peningkatan RR, palpasi untuk spasme otot aksesori pernapasan, midline untuk ekspansi thorax, dan auskultasi untuk abnormal suara paru. Setelah diberikan intervensi fisioterapi sebanyak 10x pertemuan didapatkan hasil penurunan sesak pada pertemuan pertama 7 dan pertemuan terakhir 8. Kemudian adanya perbaikan pola napas dan penurunan RR dengan RR pada pertemuan pertama 30x/menit dan pada pertemuan terakhir 23xmenit. Adanya peningkatan ekspansi thorax pertemuan pertama pada bagian upper, middle dan lower: 1 cm dan pada pertemuan terakhir upper, middle, lower: 1,5 cm. Kemudian adanya pengurangan suara abnormal pada paru Kesimpulan breathing exercise dan chest mobilization dapat mengurangi sesak napas, spasme otot aksesori pernapasan dan mengurangi RR, meningkatkan ekspansi thoraks, dan mengurangi abnormal suara napas.
Implementasi Video Edukasi Stretching dan Pernapasan untuk Meningkatkan Kardirespirasi pada Karate Apdi (Anak Penderita Disabilitas Intelektual) Nur Khotimah Elfiyani; Dyas Nurvitasari Puspita; Wa Ode Rantika; Nesi Nesi; Dela Fariha Fuadi; Nuraini Fikri; Sofie Handajany; Elysia Amabel; Nazwa Azzahra Balqis; Yudhistika Rahma Dewanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23164

Abstract

ABSTRAK Anak Penyandang Disabilitas Intelektual (APDI) memiliki keterbatasan dalam kapasitas kardiorespirasi dan kemampuan motorik kasar yang berdampak pada kemandirian serta partisipasi sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif guna meningkatkan fungsi kardiorespirasi dan keterampilan motorik APDI. Program dilaksanakan di Yayasan Asih Budi dengan melibatkan 21 peserta, guru pendamping dan intruktur karate. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi berdurasi lima menit yang menampilkan gerakan stretching dasar karate adaptif, disertai latihan pernapasan dan praktik karate sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi peserta dan wawancara terhadap guru dan intruktur karate menilai efektivitas media serta respon anak. Hasil menunjukkan bahwa video edukasi meningkatkan antusiasme dan keterlibatan peserta. Gerakan sederhana seperti mengangkat tangan dan menarik napas dapat diikuti dengan baik, namun transisi cepat dari berdiri ke duduk menjadi tantangan bagi sebagian peserta. Instruksi verbal terbukti penting dalam membantu pemahaman dan fokus. Guru menilai video efektif sebagai media pembelajaran, namun perlu penyesuaian tempo dan pengulangan gerakan. Implementasi video edukasi stretching dan pernapasan berbasis karate adaptif terbukti efektif untuk meningkatkan koordinasi gerak, kebugaran, dan kepercayaan diri APDI. Kombinasi media audiovisual dan bimbingan verbal menjadi strategi pembelajaran yang potensial bagi anak dengan disabilitas intelektual. Kata Kunci: Disabilitas Intelektual, Video Edukasi, Kardiorespirasi, Karate Adaptif, Motorik Kasar.  ABSTRACT Children with Intellectual Disabilities (ID) often experience limitations in cardiorespiratory capacity and gross motor skills, affecting their independence and social participation. This activity aimed to implement an educational video on adaptive karate-based stretching and breathing to improve cardiorespiratory function and motor coordination. The programme was conducted at Yayasan Asih Budi, involving 21 participants, teachers and Karate instructor. The intervention consisted of a five-minute educational video demonstrating adaptive karate stretching movements, followed by breathing and basic karate exercises. Evaluation was conducted through participants observation and interviews with teachers and Karate instructor to assess effectiveness and engagement. The educational video increased enthusiasm and participation among participants. Simple movements, such as hand lifting and breathing, were well-followed, though faster transitions from standing to sitting posed challenges. Verbal guidance played a key role in maintaining understanding and attention. Teachers found the video effective as a learning medium but recommended slower pacing and repeated movements. The implementation of an adaptive karate-based stretching and breathing video proved effective in improving motor coordination, fitness, and confidence among children with intellectual disabilities. Combining audio visual materials with verbal guidance presents a promising approach to inclusive learning. Keywords: Intellectual Disability, Educational Video, Cardiorespiratory, Adaptive Karate, Gross Motor Skills.