Muhammad Rizal Rifa’i
Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KESETARAAN GENDER PESERTA DIDIK KELAS VI DI SD NEGERI 2 SOMOROTO PONOROGO TAHUN PELAJARAN 2023-2024: EFFORTS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS IN IMPROVING THE UNDERSTANDING OF GENDER EQUALITY AMONG GRADE VI STUDENTS AT SD NEGERI 2 SOMOROTO PONOROGO FOR THE 2023-2024 SCHOOL YEAR Ainun Najih; Okta Khusna Aisi; Muhammad Rizal Rifa’i
Jurnal Al-Ilmu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AL-ILMU: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/jurnalalilmu.v8i2.344

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan jenis penelitiannya menggunakan penelitian lapangan, karena focus pada penelitian ini adalah untuk mengetahui baagaimana upaya guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan pemahaman kesetaraan gender peserta didik kelas VI di SDN Somoroto ponorogo tahun Pelajaran 2023-2024. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Bahwasannya Pemahaman kesetaraan gender peserta didik kelas VI di SDN Somoroto Ponorogo masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan siswa laki-laki, (2) Upaya Guru PAI di SDN Somoroto Ponorogo sangat berpengaruh dalam membangun pemahaman kesadaran gender. Guru PAI telah memberikan pengarahan tentang hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dan perempuan. Mereka juga bersikap adil dan tidak diskriminatif, memberi kesempatan yang sama kepada semua siswa, serta sensitif terhadap masalah gender, baik di dalam maupun di luar kelas, (3) Dampak peningkatan pemahaman kesetaraan gender pada peserta didik kelas VI melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Somoroto ponorogo adalah peserta didik lebih menghargai perbedaan, memiliki pandangan terbuka, dan menunjukkan sikap inklusif.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN MANISAN BUAH KERING MANGGA (DRIED FRUIT) PADA WALI MURID SDN 2 SIDEM Muhammad Rizal Rifa’i; Okta Khusna Aisi; A’ang Yusril Musyafa’; Ika Setiawati
Journal of Islamic Science Community Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/isc.v4i2.1243

Abstract

Pengolahan manisan buah kering mangga adalah proses mengawetkan buah mangga dengan cara menambahkan gula (sebagai bahan pengawet alami) dan mengeringkannya hingga kadar airnya berkurang secara signifikan. Tujuannya adalah untuk memperpanjang umur simpan buah sekaligus mempertahankan rasa dan aroma khas mangga. Buah-buahan merupakan bahan pangan sumber vitamin. Selain buahnya yang dimakan dalam bentuk segar, daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya daun pisang untuk makanan ternak, daun pepaya untuk mengempukkan daging dan melancarkan air susu ibu (ASI) terutama daun pepaya jantan. Warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman seperti anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale.Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan gula. Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang). Dalam proses pembuatan manisan buah ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah.