Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI CINTA TANAH AIR BAGI SISWA DI SANGGAR BIMBINGAN, SELANGOR MALAYSIA M Al Haris; Fitria Fatichatul Hidayah; Arya Praditya; R.A Qonita Syalsabilla Handayani; Anis Priyanti; Salmah Salmah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.34429

Abstract

Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) adalah lembaga pendidikan Indonesia yang berlokasi di luar negeri di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Sekolah ini melayani anak-anak para migran Indonesia di Malaysia. Anak-anak Indonesia di Malaysia menghadapi tantangan terkait adaptasi budaya, mereka sering merasa lebih dekat dengan budaya Malaysia dan kadang ragu untuk kembali ke Indonesia. oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan pendidikan karakter yang menanamkan rasa nasionalisme pada anak-anak ini. Peran guru di SIKL sangat krusial dalam membentuk karakter siswa dan mempertahankan identitas budaya Indonesia. Akan tetapi tidak banyak guru yang mampu memanfaatkan data dan informasi untuk meningkatkan proses pembelajaran. Memperhatikan situasi tersebut, Tim pengabdian melakukan kegiatan penyuluhan literasi nasionalisme dan pelatihan analisis data untuk mendukung penelitian para guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan menyatakan kepuasan terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Semarang. Kepuasan peserta juga terlihat dari hasil survei yang dilakukan setelah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa terdapat 82% peserta yang menyatakan aktif berpartisipasi selama kegiatan dan 86% peserta menyatakan bahwa mereka memahami pentingnya cinta pada tanah air dan makna dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Implementasi Teknologi Ramah Lingkungan untuk Menunjang Sektor Pertanian di Desa Margohayu Karangawen Demak M. Al Haris; Dannu Purwanto; Ali Imron; RA. Qonita Syalsabilla Handayani; Arya Praditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.349

Abstract

Margohayu village is one of the regions in the Karangawen Subdistrict, Demak Regency, Central Java. Desa Margohayu has a population of 8,056, with the majority working as farmers. Currently, the irrigation of rice fields in Desa Margohayu still relies on fossil fuel-based energy, which gradually depletes and has environmental consequences. However, Desa Margohayu has significant potential to establish a self-sustaining energy system by harnessing solar energy. Sunlight can be converted into electricity through solar panels to power water pumps. Therefore, the Community Service Team from Universitas Muhammadiyah Semarang proposes an environmentally friendly and sustainable technology implementation in the agricultural sector through the Margo Mulyo Farmer Group in Desa Margohayu. The goal is to reduce the negative impact of fossil fuel usage that has been prevalent. The results of this initiative show that the Margo Mulyo Farmer Group gains knowledge and skills related to solar energy utilization. The implementation of this technology is expected to reduce agricultural costs, particularly in the irrigation process.