Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bagi Pekerja Pusat Kesehatan Masyarakat Rizqi Ulla Amaliah; Agung Sundaru; Naily Nur Suliana; Rika Yulianti Fitri
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian kebakaran merupakan kondisi darurat yang dapat mengancam keselamatan pekerja, pasien, serta keberlangsungan pelayanan kesehatan. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu memiliki tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan yang memadai dalam mencegah serta menangani kejadian kebakaran. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja Puskesmas mengenai pencegahan kebakaran dan respons tanggap darurat kebakaran melalui kegiatan edukasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 4 Agustus 2025 di salah satu Puskesmas di Kota Batam dengan melibatkan 32 tenaga kesehatan. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah yang didukung oleh media brosur. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one-group pre-test–post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah intervensi, yang menunjukkan bahwa metode ceramah yang didukung media brosur efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja mengenai penyebab kebakaran, upaya pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tindakan penanggulangan awal, serta prosedur evakuasi. Edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pekerja Puskesmas di Kota Batam. Program edukasi yang dilaksanakan secara berkala dan disertai pelatihan praktik serta simulasi keadaan darurat diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi risiko kebakaran.
PENGARUH KEBISINGAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP ANALISIS KERJA BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2026 Asnil Fauzi; Jamal Jamal; Agung Sundaru
Jurnal Liga Ilmu Serantau Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Liga Ilmu Serantau
Publisher : Jurnal Liga Ilmu Serantau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational safety culture is an attitude within an organization and individual that emphasizes the importance of safety. Safety culture requires that all safety-related obligations be carried out correctly and with a full sense of responsibility (Utara, 2011). The purpose of this study was to determine how the occupational safety and health culture system is implemented at PT. X. This study used a qualitative analytical method with direct observation and in-depth interviews. The independent variable was occupational safety and health culture, and the dependent variables were top management commitment, occupational safety regulations and procedures, OHS communication, worker competence, and work environment conditions. The population in this study was PT. X employees, with a sample of three informants. The results showed that the implementation of occupational safety and health culture has been well-implemented. This is supported by HSE statistics data for May, June, and July 2021, indicating no workplace accidents.