Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INSTALASI ULANG JARINGAN LISTRIK DI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DESA MEKARJAYA PANONGAN KABUPATEN TANGERANG Hendro Widiarto; Taryana Taryana; Nurhedi Desryanto; Iwan Koswara; Ahmad Kosasih; Edi Kurniawan; Rubby Soebiantoro
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37612

Abstract

Dalam mengoperasikan beban listrik kita membutuhkan penghantar. Gangguan listrik dapat terjadi dan mengakibatkan timbulnya hal-hal yang tidak kita kehendaki. Gangguan listrik bisa mengakibatkan beban tidak teraliri listrik atau tidak bias beroperasi atau bahkan timbul kebakaran. Bahaya kebakaran bias terjadi apabila ada kebocoran listrik atau adanya hubung singkat. Untuk menghindari gangguan tersebut maka kita harus pastikan instalasi listik kita harus terpasang sesuai standart yang ditetapkan. Latar belakanng pemilihan pengabdian masyarakat tersebut adalah terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang diakibatkan listrik. Metode dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah melakukan instalasi ulang seluruh kamar santri dan ruang majelis. Untuk menghasilkan kualitas instalasi listrik yang baik, aman dan andal maka kita menggunakan acuan yang ada. Acuan tersebut adalah Persyaratan Umum Instalasi Listrik.Saat memasang instalasi listrik tentunya membutuhkan beberapa perhatian. Perhatian yang dibutuhkan adaah perhatian dalam penggunaan dan menentukan pengaman dan penghantar. Komponen yang dipakai harus mempunyai standar keamanan. Perhatian yang lain adalah terkait kuat penerangan. Karena apabila penerangan kurang bias menimbulkan gangguan penglihatan. Nilai kuat penerangan juga diatur dalam ketentuan SNI 03-6575-2001. Nilai kuat penerangan dalam satuan lux. Pembahasan dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah Besarnya pengaman MCB dan sekering untuk kamar santri sebesar 2 ampere. Besarnya lampu tiap kamar 15 watt . Besar penghantar 1,5mm. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bahwa instalasi ulang dapat dilaksanakan dan berhasil dengan baik.
Perancangan Sistem PAPI Dual Circuit Berbasis Solar Cell untuk Meningkatkan Keandalan Operasional Bandara Muhammad Alif Rifqi; Ahmad Kosasih; Kardi kardi
INCODING: Journal of Informatics and Computer Science Engineering Vol 6, No 1 (2026): INCODING APRIL
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/incoding.v6i1.1142

Abstract

Sistem Precision Approach Path Indicator (PAPI) merupakan fasilitas bantu visual yang berperan penting dalam mendukung keselamatan pendaratan pesawat, khususnya pada kondisi malam hari dan visibilitas rendah. Pada kondisi eksisting di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, sistem PAPI masih menggunakan konfigurasi single circuit yang bergantung pada satu Constant Current Regulator (CCR), sehingga gangguan pada jalur suplai daya berpotensi menyebabkan pemadaman total sistem. Penelitian ini bertujuan merancang sistem PAPI berbasis dual circuit yang terintegrasi dengan sistem energi solar cell untuk meningkatkan keandalan operasional penerangan pendekatan. Penelitian menggunakan metode engineering design research melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, studi literatur, analisis kebutuhan sistem, serta perhitungan teknis komponen tenaga surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi dual circuit mampu meningkatkan redundansi sistem dan mengurangi risiko total blackout. Integrasi solar cell juga dinilai layak sebagai sumber energi cadangan berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan daya sistem. Selain itu, sistem monitoring dan kontrol berbasis web mampu mendukung pemantauan kondisi kelistrikan secara real time dan meningkatkan efektivitas pengawasan operasional sistem PAPI.