Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kualitas Materi Teks Fabel pada Buku Teks Bahasa Indonesia KELAS VII Kurikulum 2013 Ratna Intan Sari; Wagiran Wagiran; Ida Zulaeha
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v4i2.6804

Abstract

Dalam penyusunan buku teks pelajaran, kualitas kelayakan buku teks perlu diperhatikan, antara lain: kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, dan kelayakan kegrafikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas materi teks fabel pada buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum 2013, khususnya pada kelayakan isi dan kelayakan penyajian. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Langkah yang dilakukan adalah menghimpun, mengidentifikasi, dan menganalisis data serta menyusun deskripsi data dari analisis data primer penelitian. Analisis kelayakan buku teks pada penelitian ini berdasarkan pada instrumen penilaian buku teks dari BSNP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas materi teks fabel pada buku teks Bahasa Indonesia kelas VII telah terkategori layak. Rata-rata presentase indikator pada kelayakan isi sebesar 65,5% dan rata-rata presentase indikator pada kelayakan penyajian sebesar 71,7%.  
Kualitas Materi Teks Fabel pada Buku Teks Bahasa Indonesia KELAS VII Kurikulum 2013 Ratna Intan Sari; Wagiran Wagiran; Ida Zulaeha
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.016 KB) | DOI: 10.33751/jsalaka.v4i2.6804

Abstract

Dalam penyusunan buku teks pelajaran, kualitas kelayakan buku teks perlu diperhatikan, antara lain: kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, dan kelayakan kegrafikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas materi teks fabel pada buku Bahasa Indonesia kelas VII Kurikulum 2013, khususnya pada kelayakan isi dan kelayakan penyajian. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Langkah yang dilakukan adalah menghimpun, mengidentifikasi, dan menganalisis data serta menyusun deskripsi data dari analisis data primer penelitian. Analisis kelayakan buku teks pada penelitian ini berdasarkan pada instrumen penilaian buku teks dari BSNP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas materi teks fabel pada buku teks Bahasa Indonesia kelas VII telah terkategori layak. Rata-rata presentase indikator pada kelayakan isi sebesar 65,5% dan rata-rata presentase indikator pada kelayakan penyajian sebesar 71,7%.  
READING THE VALUES OF RELIGIOSITY AND HUMANITY CHARACTERS IN MODERN INDONESIAN LITERATURE IN LITERATURE LEARNING Suroso Suroso; Hartono Hartono; Wijang Iswara Mukti; Ratna Intan Sari
TELL - US JOURNAL Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2026.v12i1.10849

Abstract

This article examines the role of religiosity and humanitarian values in modern Indonesian literature and their implications for literature learning in higher education. Unlike philosophy or history, literature presents reality through imaginative expression while adhering to principles of plausibility, integrity, novelty, and aesthetic value, making it a strategic medium for conveying moral and spiritual messages. Using a descriptive-qualitative method with content analysis, this study analyzes selected literary works, including Sang Pencerah by Akhmal Nasery Basral, Negeri 5 Menara by A. Fuadi, Laskar Pelangi by Andrea Hirata, Kubah by Ahmad Tohari, Family of Permana by Ramadhan K.H., as well as short stories by A.A. Navis, Umar Kayam, and Nugroho Notosusanto. The findings indicate that these works contain strong dimensions of religiosity, such as monotheism, worship, and faith, alongside humanitarian values including friendship, empathy, devotion, and social awareness, which are embedded in characters, settings, and narrative conflicts. These values can be utilized as effective media for character education in higher education, particularly in fostering tolerance, responsibility, and respect for others. The study offers novelty by integrating religious and humanitarian values into character-based literature learning strategies, positioning literature not only as an aesthetic form but also as a relevant instrument of moral and humanitarian education in responding to globalization and the moral challenges faced by younger generations.