Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SEBAGAI BAHAN MP-ASI UNTUK MENINGKATKAN STATUS GIZI DAN MENCEGAH STUNTING PADA BALITA DI DESA BUG-BUG Ni Putu Aryani; Baiq Ricca Afrida; Susilia Idyawati; Hawari Jannati; Raudatul Jannah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39051

Abstract

Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak balita terhambat akibat kekurangan gizi yang berkepanjangan, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Desa bug-bug adalah salah satu desa yang ada di provinsi NTB yang masih tinggi kasus stuntingnya, dengan jumlah balita sebanyak 269 orang, dengan 18 balita mengalami stunting. Tingginya kejadian ini disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak seimbang dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya asupan gizi yang mencukupi. Setiap daerah memiliki pangan lokal yang kaya akan nutrisi, namun masih belum banyak masyarakat yang memanfaatkan dalam olahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemanfaatan pangan lokal dalam pengolahan MP-ASI merupakan salah satu upaya strategis untuk mencegah stunting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui penggunaan pangan lokal sebagai bahan dasar MP-ASI yang bernutrisi di Desa Bug-Bug. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi serta lomba pembuatan MP-ASI berbahan dasar pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal, dengan kenaikan pengetahuan sebesar 50,41
GERAKAN IBU SEHAT TANPA ANEMIA : PENGENALAN SUPLEMENTASI MADU TRIGONA LAEVICEPS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GERUNG LOMBOK BARAT Raudatul Jannah; Ricca Afrida; Susilia Idyawati; Hawari Jannati; Winda Nurmayani; Ni Made Putu Ariyani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54510

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada peningkatan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Data RISKESDAS (2023) menunjukkan prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia mencapai 48,9%, dan di wilayah kerja Puskesmas Gerung meningkat menjadi 14% pada tahun 2023. Studi pendahuluan menunjukkan rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia dan belum adanya pemanfaatan madu Trigona laeviceps sebagai suplemen alami dalam pencegahan anemia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan anemia melalui edukasi dan pengenalan suplementasi madu Trigona laeviceps. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi: persiapan dan koordinasi, pendataan dan skrining peserta, edukasi interaktif, pemberian suplementasi madu, serta monitoring kepatuhan konsumsi melalui komunikasi berkala. Sebanyak 25 ibu hamil dengan anemia mengikuti kegiatan ini. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil setelah intervensi. Pada saat pre-test, kategori pengetahuan baik sebesar 34,5%, cukup 55,2%, dan kurang 3,3%. Setelah edukasi dan pengenalan suplementasi madu, pengetahuan kategori baik meningkat menjadi 68,97%, kategori cukup menurun menjadi 31,03%. Peserta juga menunjukkan peningkatan motivasi untuk mencegah anemia dan menerima madu Trigona laeviceps sebagai suplemen alami yang aman. Kesimpulannya, kegiatan “Gerakan Ibu Sehat Tanpa Anemia” efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan anemia dan potensi madu Trigona laeviceps sebagai suplemen penunjang peningkatan hemoglobin. Program ini dapat dijadikan model intervensi berbasis potensi lokal untuk mendukung upaya pencegahan anemia pada ibu hamil di fasilitas kesehatan tingkat dasar.