Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Ekonomi Pesisir Melalui Diversifikasi Olahan Udang: Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM Samudra Manik Najmudin Fauji; Bhisma Mahendra; Eri Widianto; Fitri Yuliasari; Hilman Imadul Umam; Alfieta Rohmaful Aeni; Kaisa Zaskia Syakib; Umi Nuraini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21907

Abstract

Background: Desa Sungaibuntu di Kabupaten Karawang merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi hasil laut cukup tinggi, namun belum memiliki UMKM yang fokus pada pengolahan hasil laut. Kelompok nelayan di daerah ini sebelumnya hanya menjual ikan dan udang dalam bentuk mentah, sehingga kerap mengalami kerugian akibat keterbatasan daya simpan dan fluktuasi harga pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kapasitas UMKM baru berbasis olahan hasil laut, sebagai upaya diversifikasi usaha dan penguatan ekonomi lokal. Metode: Program dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis, dengan pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peluang diversifikasi usaha berbasis olahan udang, disertai peningkatan keterampilan dalam mengolah satu adonan dasar menjadi beberapa produk seperti sempol udang, pempek udang, udang rambutan, odeng, dan dimsum. Peserta juga menunjukkan minat tinggi untuk mengembangkan usaha secara mandiri, meskipun kualitas dan konsistensi produk masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat kapasitas usaha pesisir berbasis produk olahan hasil laut.
Perancangan Inkubator Telur Puyuh Otomatis Berbasis IoT dengan Sistem Pemantauan Jarak Jauh Menggunakan Spreedsheat Alvin Ardiniansyah; Reza Setiawan; Aa Santosa; Bhisma Mahendra
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Armatur (in Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i2.11651

Abstract

The research method used was an experimental comparative approach by comparing the performance of an IoT-based automatic incubator with a conventional incubator. The automatic incubator utilized an ESP32 microcontroller, DHT22 temperature and humidity sensor, heating lamps, exhaust fan, and automatic egg turning system using a servo motor. Monitoring data were transmitted via internet connection for real-time observation with spreadsheet. Each incubator was tested using 30 quail eggs during an incubation period of 18 days.The results showed that the IoT-based incubator was able to maintain temperature stability within the range of 37.2°C–38.2°C and humidity between 60%–68%. Meanwhile, the conventional incubator experienced larger temperature fluctuations ranging from 35.4°C to 40.0°C. The automatic incubator achieved a hatchability rate of 90% with an average hatch weight of 8.9 g, while the conventional incubator only achieved 70% hatchability with an average hatch weight of 7.8 g. Based on the results, the IoT-based automatic incubator demonstrated better performance in maintaining incubation stability and improving hatchability efficiency compared to the conventional system. The implementation of IoT technology also enabled real-time monitoring and automatic control, making the incubation process more effective and efficient.