Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Increasing Interest and Learning Outcomes of Fifth-Grade Students in Science Subjects Using Quizizz Media with a Scientific Approach at SDN 03 Bengkayang Owen, Mickael Febrianto; Silvester
Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Educational Learning and Innovation (ELIa)
Publisher : Institut of Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/elia.v4i2.930

Abstract

This research aims to increase students' interest and learning outcomes in science subjects. Using Quizizz media with a scientific approach. The method applied in this research is Classroom Action Research. With 30 students consisting of 15 male students and 15 female students. This research was carried out as an effort to overcome various problems experienced in the classroom. This method is implemented in four stages, namely planning implementation, and observing and reflecting on actions. These four stages are cycles that occur repeatedly and are carried out in the same stages and are focused on using the Quizizz media with a scientific approach. Based on the results of research that has been carried out on the science learning process, it can be concluded that there is an increase in student interest and learning outcomes in science subjects using Quizizz media with a scientific approach. In the first cycle, the N-Gain calculation was carried out on students' interest in learning, obtaining an average score of 85.6 with a score of 57.2, which was in the quite effective category, then the students' learning results were 27 out of 30 students obtained a completeness score of ≥70 and the results N-Gain calculations obtained an average value of 82 with a score of 56.2 in the quite effective category. In cycle II, the N-Gain calculation of interest in learning averaged 93 and reached a score of 80.9% in the effective category. The results of the N-Gain calculation resulted in an average learning score of 91.36 and a score of 81.39%.
Elementary teachers’ understanding of STEM integration: A study in the Indonesia – Malaysia border area Saputro, Totok Victor Didik; Sari, Yessi Fatika; Silvester; Cahyaningtyas, Christian; Pery Jayanto; Harmoni, Grecia Putri
Jurnal Elemen Vol 11 No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i2.30003

Abstract

Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) education is vital in preparing students to face future challenges by fostering critical thinking and problem-solving skills. However, in border areas such as Indonesia and Malaysia, the implementation of STEM education remains underexplored. This study uses a quantitative descriptive-comparative design to analyze school teachers' understanding of STEM implementation. It involves 44 teachers from the Indonesia-Malaysia border area in Bengkayang Regency, West Kalimantan, Indonesia. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and an independent t-test to assess and compare teachers' levels of understanding. The findings indicated moderate scores for STEM knowledge (3.84), implementation practices (3.71), and school support (3.66), while challenges scored low (2.98). In terms of teaching experience, there was no significant difference between teachers with less than 10 years and those with more than 10 years of experience concerning their understanding of STEM implementation in elementary schools. This is attributed to the limited availability of training programs that could enhance teachers' knowledge regarding STEM education.
BILINGUAL LEARNING: POTRET, IMPLEMENTASI, KETERCAPAIAN PADA PENDIDIKAN DI INDONESIA Ling Ling, Yulita; Dheni Purnasari, Pebria; Silvester
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2024): AL - KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/alkaff.v2i1.12555

Abstract

Bahasa merupakan ungkapan perasaan melalui kata-kata yang sering digunakaan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Manusia sering menggunakan bahasa untuk berkomuikasi dengan sesama manusia, terdapat beragam bahasa yang ada di dunia dan kemampuan penguasaan dua bahasa disebut bilingual. Implementasi bilingual saat ini masih terus diterapkan di Indonesia khususnya pada setiap jenjang pendidikan di Indonesia meskipun hal ini jarang diterapkan di setiap instansi sekolah yang ada di Indonesia. Salah satu bahasa yang menjadi Bahasa bilingual di Indonesia yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pada era modern saat ini penting untuk menguasai bahasa internasional yang berlaku di dunia yaitu bahasa Inggris. Indonesia menerapkan bahasa Inggris sebagai bahasa yang wajib menjadi mata pelajaran penting demi mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pembelajaran billingual di setiap jejang Pendidikan, seperti pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melihat implementasi pembelajaran billingual yang diterapkan Indonesia dalam berbagai tingkatan pendidikan, yang sudah menerapkan pembelajaran bilingual di Indonesia.
Optimalisasi Pendampingan Sosial Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Untuk Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Kusnanto, Kusnanto; Hendrikus Torimtubun; Silvester
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1933

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Optimalisasi Pendampingan Sosial dalam Pendidikan Anak Usia Dini untuk Mencegah Perilaku Perundungan di Sekolah Dasar” dilaksanakan oleh tim dosen Institut Shanti Bhuana di Gugus II Sebetung Menyala, Bengkayang. Kegiatan ini diikuti 27 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah dasar, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai konsep, dampak, serta strategi pencegahan perundungan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, dan demonstrasi serta pendampingan sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, terutama dalam aspek kolaborasi guru–orang tua. Temuan ini sejalan dengan teori character education, social-emotional learning, serta rekomendasi literatur global anti-bullying yang menekankan pentingnya keterlibatan multipihak. Nilai kebaruan kegiatan terletak pada pengembangan model kolaborasi guru–orang tua sebagai strategi pencegahan yang berkelanjutan, baik di sekolah maupun di rumah. Model ini dinilai dapat direplikasi di sekolah lain untuk membangun budaya pendidikan yang ramah anak dan bebas perundungan. Meski demikian, keterbatasan berupa jumlah peserta, evaluasi jangka pendek, dan kurangnya dukungan lintas pemangku kepentingan menjadi tantangan yang perlu ditindaklanjuti melalui kebijakan, pelatihan, dan penelitian lanjutan.