Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan god locus of control terhadap selfcare management pada pasien diabetic foot ulcer Norsipa, Salsa; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Mahmudah, Rifa’atul
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1217

Abstract

Latar Belakang: Diabetic foot ulcer (ulkus kaki diabetic) merupakan komplikasi yang banyak dialami penderita Diabetes Melitus (DM). Dampak negative pada penderita DM yang mengalami ulkus kaki diabetik dapat terlihat dari berbagai perubahan pada aspek biologis, psikologis, sosial ekonomi maupun spiritual. Seorang penderita DM terlebih mengalami ulkus kaki diabetik harus mulai menerapkan selfcare management. Keberhasilan selfcare management dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu faktor spiritualitas God Locus of Control.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 51 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji analisa bivariat menggunakan spearman rank.Hasil: Hasil analisis didapatkan p-value sebesar 0,681 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara God Locus of Control terhadap Selfcare Management pada pasien Diabetic Foot Ulcer.Kesimpulan: God locus of control dan selfcare management tidak memiliki hubungan yang signifikan antara satu sama lain dikarenakan god locus of control dapat memberikan dampak yang berbeda pada masing-masing individu. Semua keyakinan akan kesembuhan tidak sepenuhnya dikendalikan oleh kehendak Tuhan karena pada dasarnya selfcare management yang baik berasal dari kemauan diri sendiri untuk menjalankan perawatan terhadap penyakit yang dideritanya.
Faktor gaya hidup terhadap risiko terjadinya diabetes melitus tipe 2 pada remaja Norsipa, Salsa; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Fazraningtyas, Winda Ayu
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/w022nv87

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 kini telah mulai menyerang kelompok usia remaja yang terjadi akibat perubahan pola hidup modern. Gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi makan tinggi gula dan lemak serta aktivitas fisik yang kurang menjadi faktor pememicu gangguan metabolik ini. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor gaya hidup terhadap resiko terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 pada remaja di SMPN 16 Banjarmasin.Metode: penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 31 responden siswa kelas akhir yang ambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner gaya hidup dan kuesioner Finnish Diabetes Risk Score.Hasil: Sebagian besar 19 responden (61,3%) memiliki gaya hidup kurang baik. Berdasarkan skor FINDRISC hampir setengahnya 14 responden (45,2%) berisiko rendah mengalami Diabetes Melitus Tipe 2.Kesimpulan: faktor gaya hidup berkontribusi terhadap peningkatan risiko Diabetes Melitus Tipe 2 pada usia remaja. Upaya pencegahan dapat dilakukan secara maksimal dengan menerapkan gaya hidup sehat, yaitu melalui perbaikan pola konsumsi makanan, peningkatan kegiatan fisik, serta menjaga dan mengendalikan berat badan sejak usia dini.