Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Terapi Dzikir terhadap Penurunan Resiko Self Harm pada Remaja Melanda, Nila; Rahman, Subhannur; Tasalim, Rian; Riduansyah, Muhammad
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.4.2024.823-824

Abstract

Berbagai perubahan yang terjadi pada remaja dapat menimbulkan tekanan individu sehingga sebagian remaja yang tidak dapat mengatasi permasalahan lebih memilih menggunakan badannya untuk meluapkan emosi seperti tindakan melukai diri sendiri atau sering disebut self harm. Dampak dari self harm bisa menimbulkan rasa malu, depresi, kecemasan. Terapi yang dapat dilakukan untuk penurunan resiko self harm adalah dengan terapi dzikir karena dianggap efektif serta mampu memberikan ketenangan dan kedamaian batin.Tujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Resiko Self Harm Pada Remaja Di MTsN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design (non-design) dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel 40 responden remaja di MTsN 1 Banjarmasin dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dengan kuesioner Self-Harm Inventory (SHI) yang diuji validitas menggunakan Index Validitas Aiken (IVA) didapatkan nilai berkisar 0,83-0,97. Uji validitas konstrak menggunakan korelasi Pearson Product Moment pada 21 item dinyatakan valid (r>0,25). Hasil uji   reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dinyatakan reliabel. Untuk melihat efektivitas pemberian terapi menggunakan uji statistik Wilcoxon.  Hasil analisis statistik menunjukan ada perbedaan yang signifikan pada tingkat self harm (p=0,000) antara sebelum dan setelah pemberian terapi dzikir dengan tingkat penurunan self harm menjadi ringan pada 40 responden (100%). Terdapat pengaruh pemberian terapi dzikir terhadap penurunan self harm. 
Terapi Sunbathing Dan Exercise Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Panti Perlindungan Dan Rehabilitasi Sosial Lansia Budi Sejahtera Banjarbaru Sianipar, Lidya; Irawan, Angga; Anisa, Wahdatur Rahmi; Norsipa, Salsa; Melanda, Nila; Marini, Yudit Septia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.631

Abstract

Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Upaya pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi non farmakologis, salah satunya dengan terapi sunbathing (berjemur matahari pagi) dan exercise (latihan fisik ringan). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi sunbathing dan exercise terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lansia Budi Sejahtera Banjarbaru. Metode kegiatan dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Setiap sesi terdiri atas paparan sinar matahari pagi selama 15–20 menit dan latihan fisik ringan selama 20–30 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 156 mmHg menjadi 142 mmHg, dan diastolik dari 92 mmHg menjadi 84 mmHg. Selain itu, lansia menunjukkan peningkatan kebugaran, semangat, serta kualitas tidur. Dapat disimpulkan bahwa terapi sunbathing dan exercise efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesejahteraan lansia penderita hipertensi. Program ini direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di panti sosial guna mendukung pengelolaan hipertensi secara non farmakologis.