Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LEMBAGA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP TOLERANSI ANTAR UMMAT BERAGAMA DI  MASYARAKAT Noperida; Atika Jamil Harahap; Sulhan Efendi Hasibuan
Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/ahsanitaqwim.v1i3.73

Abstract

Education in Indonesia is an organizing factor that cannot be separated from an institution where it is one of the contributions to Islamic education which can realize development and progress in an Islamic educational institution in the world of education. This can confirm that education can run well when the education system plays an active role in holistic, integrative institutions and also their implementation. The research aims to describe the types of institutions in Islamic education, especially in Indonesia and the role of Islamic education in supporting educational progress in Indonesia. There are three questions that need to be known, including Researchers must use a literature approach, a review, for use in research, namely as a source and material tool that will be used for a qualitative based research approach. This can be done as an exploration of a number of data, both primary data and secondary data, by following a strategy to increase reading of references from journals, books related to systems in a government institution. For this reason, in the journal, researchers discuss understanding the meaning of Islamic educational institutions and also the types of Islamic educational institutions
Tafsir Ayat-Ayat Tentang Kesetaraan Gender Dalam Bingkai Analisis Pendidikan Islam Nasution, Mustafa; Muhammad Ardiansyah Munthe; Sulhan Efendi Hasibuan
AT-TAKILLAH : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Rahis Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65787/at-takillah.v2i2.525

Abstract

Diskriminasi gender masih sering terjadi di masyarakat, meskipun upaya untuk menegakkan kesetaraan dan keadilan gender terus dilakukan. Salah satu penyebab yang menjadi dasar kesetaraan gender adalah ideologi dan pandangan patriarki yang menganggap laki-laki memiliki hak dan posisi khusus dalam tatanan sosial. Berdasarkan persepsi ini, perempuan selalu diidentifikasi sebagai kepala dapur dalam keluarga. Sehingga perempuan menjadi sasaran pelecehan dan kekerasan karena dianggap lemah dan tidak berdaya. Hal ini dapat dilihat dalam banyak kasus intimidasi dan kekerasan yang terjadi dalam hubungan rumah tangga. Tentu saja, kesenjangan dan ketidakadilan ini harus diatasi dan diminimalkan jika ada kerja sama, baik dari pemerintah maupun masyarakat terkait pendidikan dan upaya untuk mengubah pandangan dan persepsi yang salah. Oleh karena itu, pendidikan ini harus diterapkan sejak usia dini agar kesenjangan ini tidak terulang kembali di masyarakat.