Pembelajaran mendalam bukanlah kurikulum baru; melainkan alat untuk mempersonalisasi pembelajaran, menganalisis data secara mendalam, dan menghubungkan ajaran Islam secara kontemporer.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi deep learning sebagai sarana pendukung dalam transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Penelitian ini menerapkan metodologi Systematic Review of Literature (SRL). Pendekatan SLR digunakan untuk mencari, mengevaluasi, menilai, serta mengartikan semua studi yang berkaitan dalam bidang masalah tertentu, disertai dengan soal penelitian spesifik yang berkaitan. Identifikasi evaluasi dan penilaian jurnal secara teliti, mematuhi ketentuan atau panduan tertentu untuk setiap proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deep learning dalam kurikulum PAI mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran, menyediakan pembelajaran yang adaptif dan personal, serta memperkaya sumber belajar keislaman melalui pengolahan big data, teks Al-Qur’an, dan hadis secara interaktif. Deep Learning sebagai Sarana Transformasi Digital dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Berperan penting terhadap: 1) Peningkatan Efektivitas dan kualitas Pembelajaran;, 2) Integrasi Sumber Belajar Keislaman Digital; 3) Penguatan Literasi Digital Guru Pendidikan Agama Islam. Dengan penguatan pelatihan guru dan perancangan kurikulum berbasis teknologi yang kontekstual, deep learning berpotensi menjadi katalis transformasi kurikulum PAI menuju pendidikan yang lebih responsif terhadap era digital