Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic Education According to Ahmad Dahlan's Perspective: Contribution and Implementation in A Modern Social Context Agus, Ratna Etikasari
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v5i2.9896

Abstract

The thoughts of KH. Ahmad Dahlan are a practical reaction to the bad conditions faced by Muslims in Indonesia. Muslims are left behind in the political, social, and economic fields. KH. Ahmad Dahlan stated that Islamic education seeks to develop Muslims into individuals who are virtuous, pious in their religious beliefs, have broad insight and awareness of modern scientific issues, and are ready to fight for the progress of their society. The purpose of this study is to analyze Islamic education according to Ahmad Dahlan's thoughts in the contribution and implementation of the modern social context. This study is part of a qualitative research project using a systematic review approach. Systematic review is a method that uses evidence based on previous evidence through review, structured evaluation, classification, and categorization. The results of the study show: 1) Ahmad Dahlan has a view on the importance of personality formation as an important target of educational goals; 2) Islamic education needs to be open, innovative, and progressive in relation to improving the curriculum by including religious and general education materials in an integrative manner; 3) changes and renewal are able to integrate aspects of religious values and general knowledge, faith, and technological progress; 4) through the process of awareness, the social contextual pattern learning approach.
Deep Learning sebagai Sarana Pengutan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Agus, Ratna Etikasari; Purnama, Medina Nur Asyifah; Afif, Yusmicha Ulya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4242

Abstract

Pembelajaran mendalam bukanlah kurikulum baru; melainkan alat untuk mempersonalisasi pembelajaran, menganalisis data secara mendalam, dan menghubungkan ajaran Islam secara kontemporer.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi deep learning sebagai sarana pendukung dalam transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Penelitian ini menerapkan metodologi Systematic Review of Literature (SRL). Pendekatan SLR digunakan untuk mencari, mengevaluasi, menilai, serta mengartikan semua studi yang berkaitan dalam bidang masalah tertentu, disertai dengan soal penelitian spesifik yang berkaitan. Identifikasi evaluasi dan penilaian jurnal secara teliti, mematuhi ketentuan atau panduan tertentu untuk setiap proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deep learning dalam kurikulum PAI mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran, menyediakan pembelajaran yang adaptif dan personal, serta memperkaya sumber belajar keislaman melalui pengolahan big data, teks Al-Qur’an, dan hadis secara interaktif. Deep Learning sebagai Sarana Transformasi Digital dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Berperan penting terhadap: 1) Peningkatan Efektivitas dan kualitas Pembelajaran;, 2) Integrasi Sumber Belajar Keislaman Digital; 3) Penguatan Literasi Digital Guru Pendidikan Agama Islam. Dengan penguatan pelatihan guru dan perancangan kurikulum berbasis teknologi yang kontekstual, deep learning berpotensi menjadi katalis transformasi kurikulum PAI menuju pendidikan yang lebih responsif terhadap era digital