Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA STKIP CITRA BAKTI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANTI KORUPTIF Djawaria Pare, Prisko Yanuarius; Wea, Enjelina; Lodo, Maria Liu
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i4.4828

Abstract

Nawacita pemerintah pusat tentang penggembosan tindakan koruptif yang di lakukan oleh anak bangsa terus menjadi seruan kampanye anti korupsi hampir di semua belahan nusantara Indonesia. Genjatan melawan budaya korupsi yang terjadi Indonesia terus di galakan oleh Lembaga negara, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga pada Lembaga khusus yang di bentuk oleh negara yaitu komisi pemberantasan korupsi (KPK) republic indonesia. Tindakan pencegahan dan penanganan kasus-kasus korupsi di negara ini selalu mendapat dukungan dari lapisan-lapisan masyarakat paling bawah yang tentunya menjadi korban korupsi para pejabat negara. Salah satu gerakan pencegahan tindakan akti korupsi yaitu di lakukan di Lembaga Pendidikan, mulai Pendidikan dasar, menengah sampai Pendidikan tinggi. Komisi pemberantasan korupsi, melalui direktiorat jenderal jejaring Pendidikan terus melakukan upaya-upaya preventif dan pre-emtif dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bebas dari budaya korupsi. Salah satu yang di lakukan adalah melaksanakan kegiatan survey penilaian integritas (SPI) di Lembaga Pendidikan, salah satunya adalah Lembaga Pendidikan Sekolah tinggi keguruan dan ilmu Pendidikan citra bakti ngada (STKIP). Melalui kegiatan sosialisasi, kampanye hari anti korupsi sedunia, menggelar seminar atau talkshow tentang melawan perilaku korupsi, melalui pembelajaran di dalam kelas,sampai memasukan materi Pendidikan anti korupsi sebagai mata kuliah insersi atau relevan dengan mata kuliah Pendidikan karakter, Pendidikan Pancasila dan Pendidikan kewarganegaraan. Mahasiswa terus di bekali dengan pengetahuan dan ilmu tentang Pendidikan anti korupsi, serta segala bentuk atau tindakan korupsi yang paling nyata yang sering di lakukan oleh mahasiswa, sehingga dosen pengampu mata kuliah dapat mengkaji secara ilmiah tentang perubahan-perubahan sikap atau karakter mahasiswa yang berbudaya anti koruptif, tentunya sejalan dengan nilai-nilai dasar anti koruptif. Kata kunci: Pendidikan Anti Korupsi, Budaya Korupsi, Karakter, Komisi Pemberantasan Korupsi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA STKIP CITRA BAKTI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANTI KORUPTIF Djawaria Pare, Prisko Yanuarius; Wea, Enjelina; Lodo, Maria Liu
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i4.4828

Abstract

Nawacita pemerintah pusat tentang penggembosan tindakan koruptif yang di lakukan oleh anak bangsa terus menjadi seruan kampanye anti korupsi hampir di semua belahan nusantara Indonesia. Genjatan melawan budaya korupsi yang terjadi Indonesia terus di galakan oleh Lembaga negara, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga pada Lembaga khusus yang di bentuk oleh negara yaitu komisi pemberantasan korupsi (KPK) republic indonesia. Tindakan pencegahan dan penanganan kasus-kasus korupsi di negara ini selalu mendapat dukungan dari lapisan-lapisan masyarakat paling bawah yang tentunya menjadi korban korupsi para pejabat negara. Salah satu gerakan pencegahan tindakan akti korupsi yaitu di lakukan di Lembaga Pendidikan, mulai Pendidikan dasar, menengah sampai Pendidikan tinggi. Komisi pemberantasan korupsi, melalui direktiorat jenderal jejaring Pendidikan terus melakukan upaya-upaya preventif dan pre-emtif dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bebas dari budaya korupsi. Salah satu yang di lakukan adalah melaksanakan kegiatan survey penilaian integritas (SPI) di Lembaga Pendidikan, salah satunya adalah Lembaga Pendidikan Sekolah tinggi keguruan dan ilmu Pendidikan citra bakti ngada (STKIP). Melalui kegiatan sosialisasi, kampanye hari anti korupsi sedunia, menggelar seminar atau talkshow tentang melawan perilaku korupsi, melalui pembelajaran di dalam kelas,sampai memasukan materi Pendidikan anti korupsi sebagai mata kuliah insersi atau relevan dengan mata kuliah Pendidikan karakter, Pendidikan Pancasila dan Pendidikan kewarganegaraan. Mahasiswa terus di bekali dengan pengetahuan dan ilmu tentang Pendidikan anti korupsi, serta segala bentuk atau tindakan korupsi yang paling nyata yang sering di lakukan oleh mahasiswa, sehingga dosen pengampu mata kuliah dapat mengkaji secara ilmiah tentang perubahan-perubahan sikap atau karakter mahasiswa yang berbudaya anti koruptif, tentunya sejalan dengan nilai-nilai dasar anti koruptif. Kata kunci: Pendidikan Anti Korupsi, Budaya Korupsi, Karakter, Komisi Pemberantasan Korupsi.
Penguatan Nilai-Nilai Multikultural melalui Pembelajaran Pancasila Berbasis Media Interaktif di Sekolah Dasar: Learning Session on Promoting Multicultural Values through the Teaching of Pancasila Education Using Interactive Media in Elementary Schools Qondias, Dimas; Noge, Maria Desidaria; Lodo, Maria Liu; Meo, Virginia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6854

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai multikultural pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif. Media yang terapkan berupa Papan Pancasila, dirancang untuk mengaitkan nilai-nilai dalam setiap sila dengan situasi kehidupan nyata siswa. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di SDK Gouparu, melibatkan 12 siswa kelas 1 dan 1 orang guru sebagai mitra. Hasil observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam bertanya (83%), menyampaikan pendapat (80%), dan bekerjasama (86%). Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa seluruh siswa merasa senang belajar dan memahami nilai Pancasila dengan pendekatan ini. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, selain itu kegiatan yang dilaksanakan mampu membantu guru dalam menyampaikan materi secara kontekstual. Disarankan agar kegiatan serupa diperluas cakupannya dan melibatkan lebih banyak guru, agar dampak penguatan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan. Disarankan agar kegiatan ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain guna memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai kebhinekaan.
Penguatan Nilai-Nilai Multikultural melalui Pembelajaran Pancasila Berbasis Media Interaktif di Sekolah Dasar: Learning Session on Promoting Multicultural Values through the Teaching of Pancasila Education Using Interactive Media in Elementary Schools Qondias, Dimas; Noge, Maria Desidaria; Lodo, Maria Liu; Meo, Virginia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.6854

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai multikultural pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif. Media yang terapkan berupa Papan Pancasila, dirancang untuk mengaitkan nilai-nilai dalam setiap sila dengan situasi kehidupan nyata siswa. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di SDK Gouparu, melibatkan 12 siswa kelas 1 dan 1 orang guru sebagai mitra. Hasil observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam bertanya (83%), menyampaikan pendapat (80%), dan bekerjasama (86%). Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa seluruh siswa merasa senang belajar dan memahami nilai Pancasila dengan pendekatan ini. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, selain itu kegiatan yang dilaksanakan mampu membantu guru dalam menyampaikan materi secara kontekstual. Disarankan agar kegiatan serupa diperluas cakupannya dan melibatkan lebih banyak guru, agar dampak penguatan nilai-nilai multikultural melalui pembelajaran Pancasila berbasis media interaktif dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan. Disarankan agar kegiatan ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain guna memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai kebhinekaan.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DI SD Lodo, Maria Liu; Jodho, Maria Nio; Gowe, Marselina Bebhe; Meo, Virginia; Sayangan, Yohanes Vianey
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i4.5948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran berbasis model kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model STAD serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan diterapkannya model ini, siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, terlibat dalam diskusi kelompok, serta lebih antusias dalam memahami materi Bahasa Indonesia. Penerapan model STAD juga memperkuat kerjasama antar siswa, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan semangat belajar. Dengan demikian, model STAD terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan meningkatkan motivasi siswa untuk lebih giat belajar.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA STKIP CITRA BAKTI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANTI KORUPTIF Djawaria Pare, Prisko Yanuarius; Wea, Enjelina; Lodo, Maria Liu
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i4.4828

Abstract

Nawacita pemerintah pusat tentang penggembosan tindakan koruptif yang di lakukan oleh anak bangsa terus menjadi seruan kampanye anti korupsi hampir di semua belahan nusantara Indonesia. Genjatan melawan budaya korupsi yang terjadi Indonesia terus di galakan oleh Lembaga negara, mulai dari kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga pada Lembaga khusus yang di bentuk oleh negara yaitu komisi pemberantasan korupsi (KPK) republic indonesia. Tindakan pencegahan dan penanganan kasus-kasus korupsi di negara ini selalu mendapat dukungan dari lapisan-lapisan masyarakat paling bawah yang tentunya menjadi korban korupsi para pejabat negara. Salah satu gerakan pencegahan tindakan akti korupsi yaitu di lakukan di Lembaga Pendidikan, mulai Pendidikan dasar, menengah sampai Pendidikan tinggi. Komisi pemberantasan korupsi, melalui direktiorat jenderal jejaring Pendidikan terus melakukan upaya-upaya preventif dan pre-emtif dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bebas dari budaya korupsi. Salah satu yang di lakukan adalah melaksanakan kegiatan survey penilaian integritas (SPI) di Lembaga Pendidikan, salah satunya adalah Lembaga Pendidikan Sekolah tinggi keguruan dan ilmu Pendidikan citra bakti ngada (STKIP). Melalui kegiatan sosialisasi, kampanye hari anti korupsi sedunia, menggelar seminar atau talkshow tentang melawan perilaku korupsi, melalui pembelajaran di dalam kelas,sampai memasukan materi Pendidikan anti korupsi sebagai mata kuliah insersi atau relevan dengan mata kuliah Pendidikan karakter, Pendidikan Pancasila dan Pendidikan kewarganegaraan. Mahasiswa terus di bekali dengan pengetahuan dan ilmu tentang Pendidikan anti korupsi, serta segala bentuk atau tindakan korupsi yang paling nyata yang sering di lakukan oleh mahasiswa, sehingga dosen pengampu mata kuliah dapat mengkaji secara ilmiah tentang perubahan-perubahan sikap atau karakter mahasiswa yang berbudaya anti koruptif, tentunya sejalan dengan nilai-nilai dasar anti koruptif. Kata kunci: Pendidikan Anti Korupsi, Budaya Korupsi, Karakter, Komisi Pemberantasan Korupsi.